Berpidato di Istana, Bu Mega Suarakan Kemerdekaan Palestina

Selasa, 18 April 2017 – 14:55 WIB
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Foto: dokumen JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Presiden RI Kelima Megawati Soekarnoputri berpidato di Istana Negara, Selasa (18/4). Pidato putri Proklamator RI Bung Karno itu dalam rangka peringatan 62 tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) yang diselenggarakan di Bandung pada 1955.

Megawati di depan Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla dan para duta besar negara-negara sahabat menyampaikan rasa hormatnya kepada para undangan yang mewakili 29 negara peserta KAA Bandung.
 
"Perhelatan hari ini adalah upaya untuk menghidupkan kembali setelah memori kolektif kita atas sebuah peristiwa di suatu abad 20, yang mampu mendatangkan gelombang kemerdekaan bangsa-bangsa di Asia-Afrika, dan diteruskan sampai di Amerika Latin," ujar Megawati dalam pidatonya.

BACA JUGA: Jokowi: Indonesia Rujukan Mengelola Keberagaman

Sejarah mencatat, KAA di Bandung diikuti oleh 200 delegasi dari 29 negara. KAA menghasilkan Dasasila Bandung.

Megawati mengatakan, Dasasila Bandung telah menjadi inspirasi sekaligus merupakan tonggak penting dalam sejarah dunia.  "Hanya sepuluh tahun setelah  KAA berlangsung terdapat 41 negara di Asia dan Afrika yang mendeklarasikan kemerdekaan," sebutnya.

BACA JUGA: Pak Prabowo, Tolong Ingat Pilkada Rakyat bukan Pilkada Survei

Namun demikian, kata ketua umum PDI Perjuangan itu, hingga kini masih ada negara-negara di Asia dan Afrika yang harus diperjuangkan untuk meraih kemerdekaan. Megawati pun mengajak semua negara peserta KAA untuk menuntaskan utang sejarah.

"Ini merupakan sebuah utang sejarah kemerdekaan yang harus tetap kita perjuangkan baik secara sebagai bangsa maupun secara pribadi. Dalam kesempatan ini saya pun menyatakan tetap untuk ikut terus berjuang bagi kemerdekaan negara Palestina," tegasnya.(fat/jpnn)

BACA JUGA: Inilah Temuan PDIP soal Daftar Kecurangan Timses Anies-Sandi

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sori, Sekjen PDIP Sudah Tak Percaya LSI Denny JA


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler