Bersafari di Republik Jengkol demi Santap Menu Khas Nusantara

Sabtu, 19 Januari 2019 – 21:12 WIB
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (berkemeja putih) saat memimpin rombongan Safari Politik Kebangsaan V mengunjungi warung makan Republik Jengkol di Kramatjati, Jakarta Timur, Sabtu (19/1). Foto: istimewa for JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyatakan, Presiden Joko Widodo punya kepedulian besar terhadap usaha kuliner rakyat. Bahkan, presiden yang beken disapa dengan panggilan Jokowi itu terus mendorong usaha kuliner Nusantara agar makin maju.

Hasto menyampaikan hal itu di sela Safari Politik Kebangsaan V PDI Perjuangan di warung makan Republik Jengkol, Kramatjati, Jakarta Timur, Sabtu (19/1). Menurut dia, Jokowi yang kini berpasangan dengan KH Ma’ruf Amin di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 selalu berpesan untuk menggelorakan cita rasa Nusantara.

BACA JUGA: PDI Perjuangan Tak Mau Ganggu Waktu Pribadi Ahok

“Nikmati cita rasa menu Nusantara, gelorakan kebanggaan bangsa dengan cara sederhana. Itulah pesan Pak Jokowi - KH Ma’ruf Amin," kata Hasto.

Politikus yang dikenal sebagai penyuka kuliner itu lantas bercerita soal menu di Republik Jengkol. Warung yang menyajikan jengkol sebagai andalannya itu juga menyediakan menu khas.

BACA JUGA: Naik KRL, Sekjen PDIP Pamer Kemajuan Transportasi Era Jokowi

"Kami mencoba menu makanan unik, serba-jengkol. Disajikan soto betawi, tongseng, balado, rendang, semur, mi, pasta dan semua rasa jengkol. Ini bagian dari keajaiban cita rasa makanan Indonesia dengan bumbu-bumbu," kata Hasto.

Mantan legislator PDIP itu menambahkan, penelitian telah mengungkap manfaat jengkol bagi kesehatan. Antara lain mencegah jantung koroner, diabetes, mag.

BACA JUGA: Hasto Dengarkan Curhat Pedagang Pasar yang Merana Karena Sandiaga

Selain itu, jengkol juga bermanfaat bagi penguatan tulang gigi dan meningkatkan protein. Bahkan, jengkol bisa menstabilkan organ vital pada tubuh.

Hasto juga menyinggung soal pentingnya mencintai menu Nusantara. Dengan demikian lidah dan perut rakyat tak terjajah makanan asing.

“Bagi PDI Perjuangan, memopulerkan menu Indonesia bagian dari napas cinta tanah air. Kami diingatkan terus oleh Ibu Megawati Soekarnoputri, pesan Bung Karno agar dari lidah dan perut rakyat Indonesia tidak boleh terjajah oleh makanan impor," tandas Hasto.(tan/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Spirit Lagu Koes Plus dalam Safari Politik PDIP di DKI


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler