Berseteru, Jimly dan Mahfud MD Kelihatan Kecil

Kamis, 10 Oktober 2013 – 12:12 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Mantan Ketua Komisi III DPR, I Gede Pasek Suardika menyatakan sangat menyayangkan perseteruan dua ahli hukum, Jimly Asshiddiqie dan Mahfud MD di tengah kasus yang melilit Mahkamah Konstitusi. Politkus Partai Demokrat itu menilai dengan berseteru, keduanya terlihat kecil.

"Dua Guru besar yang akhirnya kelihatan kecil karena tidak tampil dengan jiwa intelektual dan kenegarawanan dalam menjawab masalah kebangsaan," kata Pasek melalui pesan singkatnya, Kamis (10/10).

BACA JUGA: Tersangka, Hambit Tetap Bisa Dilantik sebagai Bupati

Namun Gede Pasek tak mau berasumsi saat ditanya mengenai tulus tidaknya kedua ahli hukum itu dalam menyelamatkan MK karena diwarnai perseteruan. Atau keduanya sedang mencari panggung di tengah krisis kepercayaan terhadap MK.

Pasek justru menyarankan agar keduanya mengurangi kesan adanya perang psikologis dan konflik pribadi antara mereka di panggung masalah kenegaraan, sehinga Jimly dan Mahfud harus saling menahan diri dan fokus melakukan pembenahan bersama tanpa harus saling mempermalukan.

BACA JUGA: LHI dan Fathanah Bersua di Pengadilan Tipikor

"Kasihan rakyat jadi bingung nanti mencari tokoh panutan. Beliau berdua kan dikenal sebagai tokoh hukum berintegritas sheingga kalau saling menjatuhkan begini terlihat memalukan," ujar Pasek menyayangkan.

Perseteruan Jimly dan Mahfud MD diawali pernyataan Jimly yang menyebut memiliki data tentang beberapa kasus Mahfud MD, termasuk soal adik Mahfud terima uang. Namun Jimly tidak membukanya secara jelas. Hal ini ditanggani Mahfud dengan menantang Jimly melapor ke KPK.

BACA JUGA: IPW Nilai Komisi III Hanya Basa-basi

"Masalah hukum bawa ke penegak hukum, masalah pendapat mari wacanakan di publik sebagai bagian dari tradisi keilmuan," pinta Gede Pasek.(fat/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Airin Kunjungi Suami di Rutan KPK


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler