BI Optimistis Ekonomi Triwulan Ketiga Tumbuh 5,7 Persen

Senin, 15 Agustus 2016 – 07:10 WIB
BI. Foto: JPNN

jpnn.com - SURABAYA – Jawa Timur diprediksi akan mengalami pertumbuhan ekonomi pada triwulan ketiga nanti. Pertumbuhan ekonomi di Jatim bahkan diyakini bisa mencapai 5,7 persen dibandingkan tahun lalu.

Hal itu tak lepas dari banyak faktor penunjang. Salah satunya ialah membaiknya perekonomian di Jatim pada triwulan pertama dan kedua yang masing-masing tercapai 5,2 dan 5,6 persen.

BACA JUGA: KEREN! Penjualan Mobil di Daerah Ini Naik

“Kami optimistis pertumbuhan ekonomi di triwulan ketiga tahun ini bisa mencapai 5,7 atau 5,8 persen. Paling tidak bisa lebih baik dibanding periode yang sama tahun lalu yang tercapai 5,5 persen,” kata Direktur Eksekutif bank Indonesia Jawa Timur, Benny Siswanto, akhir pekan lalu.

Salah satu upaya yang dilakukan BI Jatim melakukan koordinasi dengan para stake holder. Di antaranya dengan memanggil sepuluh pimpinan Bank di Jatim dan mempertanyakan retribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di Jatim triwulan ini. “Dalam diskusi tersebut, mereka menunjukkan optimisme mereka,” tambahnya.

BACA JUGA: Pemerintah Dianggap Tidak Berlaku Adil pada Industri Tembakau

Selain adanya indikator pertumbuhan pada triwulan pertama dan kedua, indikator lain juga diperkuat dengan investasi dan penanaman serta survey dunia usaha yang menujukkan respons positif. 

Dari hasil Survey Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) akhir triwulan kedua, realisasi kegiatan usaha mencapai 20,90 persen Saldo Bersih Tertimbang (SBT). Angka ini lebih tinggi daripada triwulan pertama yakni SBT 1,83 persen. Serta lebih tinggi dari periode sama tahun lalu yakni SBT 19,19 persen.

BACA JUGA: Diupayakan Cicilan Kredit Rumah Bisa 30 Tahun

Meskipun begitu, Benny tidak memungkiri pertumbuhan ekonomi hampir terpuruk karena kebijakan penurunan anggaran sebesar 20 persen. Tapi Benny telah memastikan ke Gubernur Jatim Soekarwo bahwa pemangkasan anggaran tidak akan dilakukan bagi semua sektor.

Beberapa sektor yang telah memiliki proyek berjalan akan terus diberi anggaran sesuai rencana khususnya di belanja modal. Dan beberapa sektor yang tidak terlalu mendesak dipotong anggarannya.

“Untuk pemangkasan memang harus selektif, tegantung berapa kontribusinya, dan saat ini pemprov sedang berusaha membuat kebijakan agar tidak semua sektor dikepras,” terang Benny.

Perekonomian Jawa Timur pada triwulan kedua 2016 tumbuh sebesar 5,62% (year on year). Pertumbuhan pada triwulan kedua 2016 lebih tinggi dibandingkan triwulan pertama 2016 (5,5% yoy) dan berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional (5,2%, yoy). Ekonomi Jawa Timur menyumbang 14,77% terhadap nasional. (dia/rif/jos/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Harga Beras Turun, Ayam Malah Naik


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler