BI Patok Asumsi Kurs Rp 13.500

Senin, 13 Juni 2016 – 09:48 WIB
BI. Foto: JPNN

jpnn.com - JAKARTA – Bank Indonesia sudah memiliki asumsi nilai tukar ideal untuk penyusunan APBN Perubahan 2016. Nilai tukar rupiah diasumsikan berkisar pada Rp 13.500 hingga Rp 13.800 per USD.

Angka tersebut merupakan rata-rata pergerakan kurs selama 2016. Gubernur BI Agus Darmawan Martowardojo mengungkapkan, asumsi nilai tukar itu turun Rp 100 dibandingkan asumsi yang ditetapkan di APBN 2016, yaitu Rp 13.900 per USD.

BACA JUGA: Telkom Kejar 750 Ribu Pelanggan IndiHome

BI menilai kondisi ekonomi Indonesia lebih baik. Hal tersebut dilihat dari tingkat inflasi dan defisit transaksi berjalan. ’’Kami berikan kisaran tersebut karena tergantung dari kondisi global,’’ katanya.

Mantan menteri keuangan menyebutkan, jika kondisi perekonomian AS membaik, pergerakan rupiah akan melemah. Demikian pula sebaliknya. BI memperkirakan bank sentral AS belum cukup kuat untuk menaikkan bunga The Fed fund rate pada Juni ini. ’

BACA JUGA: Ini Ciri-ciri Pialang Berjangka Abal-abal

’Sekarang orang berspekulasi di Juli, tapi itu juga belum tentu. Jadi harus terus diikuti,’’ ungkapnya.

Agus menganggap level nilai tukar di Rp 13.500 per USD cukup rasional untuk digunakan dalam penetapan APBN Perubahan 2016. Meski demikian, asumsi tersebut belum menghitung penguatan kurs rupiah bila kebijakan pengampunan pajak (tax amnesty) diberlakukan. (dee/jos/jpnn)

BACA JUGA: Harap Tenang, Data Transaksi Kartu Kredit Tetap Aman

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ini Dia Jadwal Peluncuran Satelit BRI


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler