Biasanya Jualan Jagung, Si Kakek Remas Itunya Bocah SD

Kamis, 02 Juni 2016 – 12:05 WIB
Ilustrasi. Foto: AFP

jpnn.com - SANGATTA – IY benar-benar tak ingat umur. Pria 60 tahun itu kalap mata melihat Bunga (bukan nama sebenarnya). Pria yang kesehariannya berjualan jagung rebus dan kacang keliling itu nekat meremas payudara Bunga, Selasa (31/5).

Gara-gara ulahnya pada bocah yang masih duduk di bangku SD itu, IY harus meringkuk di sel tahanan Mapolres Kutim untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

BACA JUGA: Provinsi Ini Punya PSK Terbanyak se-Indonesia

Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Kutim, kejadian ini bermula saat korban tengah menunggu orang tuanya yang berbelanja di parkiran sebuah toko di Jalan Yos Sudarso sekitar pukul 22:00 waktu setempat.

Tak jauh dari posisi korban, pelaku juga terlihat tengah mangkal menjajakan dagangannya. Melihat situasi sepi, pelaku kemudian coba menghampiri korban. Pelaku pun sempat menawarkan jagung rebus ke korban, namun ditolak.

BACA JUGA: Singapura Bantah Caplok Pulau Manis

Tak habis akal, pelaku kembali mengajak korban berbincang dengan maksud untuk mengalihkan perhatiannya. Sejurus kemudian, tiba-tiba pelaku langsung memeluk korban.

Tangan kanannya diarahkan dan meremas payudara korban. Tak puas, pelaku kembali memasukan jarinya ke dalam baju korban dan kemudian meremasnya kembali.

BACA JUGA: Ini Kabar Gembira Buat Prajurit TNI di Daerah Terpencil

Melihat perlakuan pelaku, korban pun melakukan perlawanan. Sehingga akhirnya pelaku melepas korban dan langsung meninggalkannya dengan pergi membawa gerobak dagangannya.

"Jadi saat itu, korban sempat bilang ke pelaku, jangan Pakde. Baru pelaku pergi. Saat dalam perjalanan pulang, baru korban cerita ke ibunya kalau dipegang-pegang sama orang. Nah, d isini kedua orang tua korban langsung mendatangi pelaku dan langsung melaporkannya ke Polres," jelas Kapolres Kutim AKBP Rino Eko, Rabu (1/6) kemarin. (aj/jos/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jenderal Mulyono: Kerja Keras Babinsa Perlu Jadi Pedoman Prajurit Lain


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler