Bidan Desa itu Memberanikan Diri Mendekati Pak Ganjar, Ternyata Ini Permintaannya

Sabtu, 11 September 2021 – 18:59 WIB
Gubernur Ganjar Pranowo di Karimunjawa. Foto: IG @ganjarpranowo

jpnn.com, KARIMUNJAWA - Kunjungan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo ke Pulau Parang, Karimunjawa, Jateng ternyata menjadi berkah bagi ibu-ibu di sana.

Pasalnya, mimpi mereka untuk memiliki ambulans laut bisa segera terwujud setelah kedatangan Ganjar tersebut.

BACA JUGA: Sejumlah Mahasiswa Dugem di Atas Ambulans, Polisi Bereaksi, Rasain!

Awalnya seorang perempuan berseragam kuning tiba-tiba mendatangi Gubernur Ganjar Pranowo saat memeriksa sejumlah lokasi di Pulau Parang Karimunjawa, Jumat (10/9).

Perempuan itu ternyata Susniwati, bidan desa Pulau Parang Karimunjawa.

BACA JUGA: Bertemu Pak Ganjar, Teresia: Aku Tresno Karo Koe

Susniwati langsung mengajukan permohonan pada Ganjar. Dia meminta agar Ganjar memberikan bantuan ambulans laut untuk mengantarkan ibu hamil dan pasien gawat darurat ke Puskesmas Karimunjawa atau rumah sakit di Jepara.

"Kami butuh bantuan Pak, ambulans laut untuk mengantarkan ibu hamil atau pasien emergency. Soalnya selama ini, kami hanya pakai kapal kayu biasa seperti ini. Kalau ombaknya tinggi itu bahaya pak," ungkap Susniwati pada Ganjar.

BACA JUGA: Ganjar: Terima Kasih, tetapi Jangan Euforia Dulu

Susniwati mengatakan tidak adanya ambulans laut membuat warga kesulitan saat ingin memeriksakan kesehatan.

Apalagi saat kondisi darurat misalnya ibu hamil dengan pendarahan atau resiko tinggi, sangat berbahaya mengarungi laut dengan kapal nelayan.

"Selama ini pakai kapal biasa, kapal nelayan. Bisa 3 jam untuk ke Karimunjawa, bahkan bisa lebih. Resikonya tinggi, apalagi saat ombak besar. Kalau ada ambulans laut bisa mempercepat, apalagi kan tentu di dalamnya ada peralatan pertolongannya," terangnya.

Selama ini sering terjadi kasus saat dirinya menolong ibu hamil dengan kondisi darurat.

Untuk mengantisipasi kejadian serupa, setiap ibu hamil dengan resiko tinggi, sebelum sembilan bulan sudah dikirim ke Jepara.

"Maka saya minta bantuannya Pak, diberikan ambulans laut untuk membantu masyarakat," ucapnya.

Ganjar sendiri sepakat dengan usulan Susniwati. Menurutnya, ambulans laut penting untuk penanganan kondisi darurat.

"Iya ini Bu bidan menyampaikan kalau kondisi darurat, memang butuh ambulans laut. Tadi saya tanya ke petinggi, ada kapal dari desa, tetapi rusak. Jadi biasanya menggunakan kapal biasa," kata Ganjar.

Dia mengatakan pihaknya akan mengupayakan ambulans laut. Tidak hanya mengandalkan anggaran negara tetapi juga dari bantuan CSR perusahaan atau sumber lainnya.

"Kalau melakukan asessment (penilaian) pada mereka sesuai kebutuhannya, jangan-jangan membeli perahu seperti ini perawatannya lebih murah sehingga nanti akan kami carikan. Kami bantulah agar di sini punya ambulans laut, sehingga saat emergency bisa cepat ditolong," pungkasnya. (flo/jpnn)


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler