Bikin Geregetan! Barang Milik Anggota TNI Sempat Hilang di Bandara

Rabu, 10 Agustus 2016 – 17:56 WIB
Ilustrasi. Foto: Jawa Pos.Com

jpnn.com - PALANGKA RAYA –Akibat kelalaian porter dan petugas bandara, barang bawaan penumpang tertukar di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya. Hal tersebut sempat membuat penumpang kebingungan mencari barangnya.

Pengalaman tak mengenakkan itu terjadi pada Sertu Edi Susanto, personel Penerangan Korem 102/Panju Panjung. Dia bersama keluarganya datang dari Bandara Juanda Surabaya di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya akhir pekan kemarin.

BACA JUGA: Pak Dokter Pembakar Lahan Akhirnya Ditahan

Koper miliknya dengan nomor bagasi JT 213232 sempat raib dan tidak diketahui keberadaanya. Namun, akhirnya berhasil ditemukan karena terbawa penumpang lain. Padahal, harusnya petugas bandara kembali mengecek nomor bagasi tersebut.

Edi menuturkan, dia membawa lima barang bawaan, berupa koper dan empat kardus. Sekitar satu jam dia mencari kopernya. Ketika bertanya ke petugas ground handling, langsung ditindaklanjuti. Barangnya didata untuk memudahkan pencarian.

BACA JUGA: Lima Orang Terpaksa Batal Naik Haji Kloter I

Petugas sempat mencari di kereta pengangkut barang maupun bagasi pesawat. Setelah dicari sekitar 15 menit, tidak membuahkan hasil. Sampai akhirnya ada seseorang bernama Katini menelepon pihak bandara. Dia mengaku telah membawa barang yang bukan miliknya.

Ternyata setelah ditelusuri, barang itu milik Edi. Dia menyesalkan hal tersebut bisa terjadi. ”Harusnya barang penumpang dicocokkan sesuai kode. Ada petugas. Nah, ini malah kebawa orang. Tak hanya merepotkan, saya juga kehilangan waktu," ujarnya di laman Kalteng Pos, Selasa (9/8).

BACA JUGA: FDS, Biaya Makan Siswa Rp 8,1 Miliar Per Hari Lho…

Selain Edi, ternyata Kartini nyaris kehilangan koper yang masih ada di area bagasi bandara tersebut. ”Saya sesalkan porter dan petugas bandara. Mereka harusnya memeriksa secara teliti, apakah sesuai dengan yang dibawanya apa tidak," tegasnya.

Dia meminta petugas lebih teliti melakukan pengawasan dan benar-bernar bertangung jawab, sehingga ke depannya hal tersebut tak terjadi lagi. ”Jangan sampai merugikan orang lain," tandasnya. (daq/ign)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ketika Warga Raas Belajar Budidaya Rumput Laut


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler