Bisa Hemat Bahan Bakar 40 Persen, Pelni dan ASDP Beralih Pakai BBG

Kamis, 03 September 2015 – 12:02 WIB

jpnn.com - JAKARTA - PT Perusahaan Listrik Negara (PGN) terus berupaya mendukung program konversi bahan bakar minyak (BBM) ke bahan bakar gas (BBG) untuk mendorong dan memperkuat pemanfaatan penggunaan gas bumi di sektor kemaritiman.

Hari ini, PGN bekerjasama dengan PT Perusahaan Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) dan ASDP Indonesia Ferry untuk memanfaatkan gas bumi bagi armada transportasi laut.

BACA JUGA: Nah Lho, Dukungan Zulkifli Disebut Cuma Sepihak, PAN Pecah?

Direktur Utama PT PGN Hendi Prio Santoso menjelaskan, konversi BBM ke BBG ini nantinya bisa menghemat pemakaian bahan bakar hingga mencapai 40 persen.

Dimana saat ini Pelni menggunakan BBM untuk operasional laut miliknya sekitar 33,4 juta liter per bulan. Sedangkan ASDP sebesar 3,5 juta liter per bulan dan kapal perintis milik Direktorat Jenderal Hubla Kemenhub sebesar 14,4 juta liter per bulan.  

BACA JUGA: Pemerintah Berupaya Optimal Cegah PHK dan Naikkan Upah

"Dengan adanya konversi BBM ke BBG ini baik Pelni dan ASDP maupun direktorat jenderal perhubungan laut Kementerian Perhubungan bisa menghemat pemakaian bahan bakar sebesar 40 persen dibanding kalau pakai BBM," ujar Hendi di Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (3/9).

Nantinya, untuk mempermudah pengisian BBG bagi kapal-kapal laut, PGN akan membangun bunker-bunker yang lokasinya disesuaikan dengan trayek kapal-kapal Pelni, ASDP dan Ditjen Hubla.

BACA JUGA: Kapolri Bantah Ketemu Menkopolhukam Bahas Buwas

"Penggunaan gas bumi oleh Pelni, ASDP dan Ditjen Hubla tentunya menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan energi di Indonesia, sehingga bisa mengurangi impor BBM," tandas Hendi. (chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Suhu Mulai Panas, Elite KMP Tolak Temui Ketum PAN


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler