Bisa Jadi ini Salah Satu Penyebab Anda Belum Hamil

Kamis, 24 Maret 2016 – 16:22 WIB
Ilustrasi

SURABAYA – Ini peringatan bagi Anda yang malas mengganti celana dalam. Sebab ternyata dampaknya bisa bermacam-macam. Khusus untuk perempuan, keengganan itu bisa mengakibatkan sulit hamil. 

Hal tersebut dikatakan dokter spesialis kebidanan dan kandungan National Hospital dr Hendera Hendri SpOG. Menurutnya,  sperma tidak akan bertahan lama pada kondisi vagina dan rahim yang terkena infeksi. Sperma akan cepat mati atau lambat dalam bergerak menuju indung telur. Nah, infeksi itu bisa dipicu CD yang kotor dan lembap. 

Hendera pernah menangani lima pasien infeksi saluran reproduksi yang diduga karena malas mengganti celana dalam. CD yang lembap dan kotor berpeluang menumbuhkan mikroba jahat. "Ujung-ujungnya bisa terjadi infeksi vagina, infeksi rahim, dan infeksi radang panggul," tutur Hendera.

Jika yang terjadi adalah infeksi radang panggul, organ di sekitar panggul akan mengalami perlengketan. Salah satunya adalah saluran telur. "Jika saluran telurnya lengket, bisa jadi mengganggu kesuburan perempuan," ujarnya.

Karena itu, ada dua hal yang perlu diperhatikan soal CD. Pertama, pilih CD berbahan katun. "Bahan tersebut lembut dan Miss V kan sensitif," katanya. Untuk aktivitas sehari-hari, CD berbahan katun akan terasa nyaman. Selain itu, katun mempunyai sifat menyerap air sehingga daerah sekitar vagina tidak akan lembap. 

Selain bahan, intensitas penggantiannya harus diperhatikan. Makin sering mengganti CD, menurut Hendera, semakin bagus. Sebaiknya tiga kali sehari. Semakin sering diganti, peluang lembap atau kotor sedikit. 

Spesialis kulit dan kelamin RS Haji dr Hasrulliana Ningsih Wahyuli SpKK menambahkan, iritasi terus-menerus karena pemakaian celana dalam yang kurang tepat memang bisa menimbulkan infertilitas. Iritasi memunculkan keputihan. Nah, keputihan yang terjadi dalam waktu panjang merupakan gejala gangguan kesuburan. 

Salah satu tanda keputihan abnormal adalah terjadi dalam waktu panjang, bukan karena hormonal seperti pascamenstruasi. Lalu, berbau. Selain itu, biasanya perempuan akan merasakan gatal di dalam atau di luar vagina. 

Karena itu, Nining menyarankan pemakaian celana dalam yang tidak terlalu ketat. Jika terlalu ketat, akan muncul hiperpigmentasi atau kehitaman di daerah bawah. Sebab, terjadi gesekan dengan CD. 

Lalu, pilih bahan yang tepat. Menurut dia, bahan katun mampu menyerap keringat. "Jangan pakai yang berbahan nilon karena tidak mampu menyerap basah dan keringat," tegasnya. 

Tip lainnya adalah usahakan daerah kemaluan selalu kering. Setelah buang air, keringkan vagina dengan menekan-nekan tisu. "Bulu kemaluan sebaiknya dirapikan dengan memotong. Tidak perlu sampai gundul," jelasnya. (lyn/nir/cik/c6/any/pda)

 

BACA JUGA: Tips Mengatur Jadwal Bercinta

BACA ARTIKEL LAINNYA... Simak! Ini Penyebab Remaja Kecanduan Bercinta


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler