Bisnis Belum Maksimal, Perhutani Malah Rambah Hotel

Senin, 16 Februari 2015 – 19:31 WIB
ilustrasi

jpnn.com - JAKARTA - Perum Perhutani mengakui tak maksimal mengurusi lini usaha yang saat ini dimiliki. Meski begitu, hal tersebut tak menyurutkan langkah Perhutani untuk melakukan diversifikasi.

Perseroan pelat merah itu bakal melebarkan sayap bisnisnya ke perhotelan. Direktur Utama Perhutani, Mustoha Iskandar mengatakan, saat ini ada 583 titik kawasan lahan tidur milik Perhutani yang telah disertifikasi. Nah, lahan ini rencananya bakal dimanfaatkan untuk hotel dan wisata.

BACA JUGA: Garap Pariwisata dan Air Kemasan, Kinerja Perhutani tak Maksimal

"Kami akan kembangkan, kerjasama aset Perhutani seperti membangun hotel," tutur Mustoha di Hotel Peninsula, Jakarta, Senin (16/2).

Namun, Mustoha belum menjelaskan secara detail kapan hotel tersebut akan mulai dibangun. Begitu juga dengan investasi yang dibutuhkan. Dia hanya mengatakan, hotel pertama yang akan dibangun berada di kawasan Bandung.

BACA JUGA: Gandeng Telkom, Perhutani Jual Kayu Lewat Online

"Hotel pertama nanti akan dibangun di Bandung ada di Jalan Laswi. Kemudian Semarang ada tengah kota. Kapannya kita belum tahu, yang pasti bukan tahun ini," tegasnya.

Untuk menggarap hotel tersebut, Perhutani bakal menggandeng BUMN lain yang bergerak di bidang properti. Hanya saja Mustoha enggan menyebut BUMN mana yang akan diajak bekerjasama. "Masih proses, masih PDKT. Nanti saja," tegas Mustoha. (chi/jpnn)

BACA JUGA: Lakukan Operasi Pasar, Bulog Gandeng Kodam Jaya

 

 

 

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Gelar Operasi Pasar, Bulog Ajak Tentara


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler