Bisnis Properti dan Proyek Konstruksi Terganggu

Minggu, 16 April 2017 – 01:42 WIB
Ilustrasi perumahan. Foto: JPNN

jpnn.com, PALANGKA RAYA - Penutupan tambang galian C di Kota Palangka Raya ternyata berdampak luas.

Selain perekonomian masyarakat, bisnis properti juga terganggu.

BACA JUGA: Kunjungi Jabar, Jokowi Soroti Bendara Kertajati dan Tol Bocimi

Tak hanya itu, penutupan galian C juga menyebabkan kelangkaan bahan baku untuk proyek konstruksi.

Alhasil, pengusaha properti mulai menuai kerugian atas kebijakan penutupan material perumahan tersebut.

BACA JUGA: Menhub: Mana Mungkin Mereka Datang Ke Sini Kalau Biayanya Mahal

Ketua DPD Asosiasi Perumahan Nasional (Apernas) Kota Palangka Raya Robinson mengungkapkan, dampak penutupan galian C sangat berpengaruh di bisnis bidang perumahan.

"Karena material galian C sangat dibutuhkan dalam membangun perumahan, bahkan akan berdampak panjang," kata Robinson sebagaimana dilansir Prokal, Sabtu (15/4).

BACA JUGA: Mitra Agung Tawarkan Perkantoran Berbasis Smart Office

"Dampaknya mulai dari kerugian pengembang, target penyediaan perumahan terhambat, dan lapangan kerja terganggu," jelas Robinson.

Robinson menambahkan, kerugian pengembang terjadi karena arus kas perusahaan terganggu akibat target tidak tercapai.

Misalnya, di Kota Palangka Raya dengan target 47 ribu unit.

Penutupan galian C membuat kekurangan perumahan makin meningkat.

Selain itu, lapangan pekerjaan juga akan tertutup sehingga pengangguran bertambah.

"Bagaimana target 47 ribu rumah akan tercapai kalau seperti ini. Kami meminta pemerintah cepat tanggap," lanjutnya.

Dia mengakui, memang ada aturan pemerintah dalam tata ruang.

Yaitu, ada wilayah yang tidak boleh ditambang galian C dan ada yang boleh.

"Harusnya mulai sosialisasikan, mana yang boleh ditambang dan pembinaan kemudian proses izinnya dipercepat," tegasnya. (alh/c3/bud)

BACA ARTIKEL LAINNYA... BNI Griya Swakarya iB Hasanah Diluncurkan


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler