Blaaar, Rumah Inspektur Dilempar Bom Molotov

Minggu, 29 Juli 2018 – 13:43 WIB
Police Line. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com, PALANGKA RAYA - Rumah pribadi Kepala Inspektorat Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Alman Pakpahan di Jalan Hiu Putih dilempar bom molotov oleh orang tidak dikenal, Sabtu (28/7) dini hari WIB.

Alman mengatakan, dirinya sempat duduk di teras depan rumah sekitar pukul 01:30 WIB sebelum pelemparan itu terjadi.

BACA JUGA: Polisi Pengin Tahu Apakah Mardani Punya Musuh

“Nah, tidak lama masuk ke dalam kamar sekitar jam 02:30 WIB, keponakan saya teriak-teriak dan menggedor kamar dan mengatakan di depan ada api. Setelah dicek benar,” kata Alman kepada Kalteng Pos, Sabtu (28/7).

Dia menduga pelemparan itu sudah direncanakan. Sebab, tetangga dekatnya, Gatot, mengatakan ada seseorang yang mencari alamat dan selalu mengelilingi daerah itu.

BACA JUGA: Polisi Kantongi Bukti Baru Pelemparan Bom Molotov

“Jadi, saat kejadian 02:30 dini hari kemarin, saya langsung mencari pelaku dan mengitari rumah. Namun, tidak ditemukan tanda-tanda pelaku. Akan tetapi, tidak lama berselang ada pemuda yang lewat depan rumah dan balik lagi,” jelas Alman.

Orang yang sempat mondar-mandir itu langsung dicegat dan diinterogasi. Namun, mereka bisa melarikan diri.

BACA JUGA: Soal Bom, Mardani Bakal Sambangi Mapolres Metro Bekasi

“Orang yang diduga pelaku menggunakan sepeda motor mirip Supra yang sudah dimodifikasi, sama dengan keterangan Pak Gatot,” kata Alman.

Salah satu saksi bernama Eben mengaku sempat mendengar kaca pecah di teras depan rumah.

Setelah itu, muncul api cukup besar yang membakar tiang teras.

“Setelah melihat api tersebut, saya berinisiatif untuk membangunkan paman saya,” terang keponakan Alman itu.

Sebelumnya, Alman juga sempat beberapa kali mendapatkan SMS bernada ancaman saat dirinya menjabat sebagai Pelaksana Tugas Kepala Satpol PP Palangka Raya. (idu/abe)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Polisi Kesulitan Usut Pelempar Bom Molotov di Rumah Mardani


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler