BlockDevID dan Coinvestasi Gelar Kompetisi Web3 Berbasis Komunitas

Selasa, 23 Mei 2023 – 20:21 WIB
Kompetisi Web3 berbasis komunitas pertama di Indonesia. Foto: dok Coinvestasi

jpnn.com, JAKARTA - Web3 disebut sebagai masa depan dari internet yang lebih terdesentralisasi dengan menggunakan blockchain, artificial intelligence (AI) dan machine learning.

Istilah dan teknologi tersebut telah menjadi bahasan terhangat dalam dunia teknologi sejak beberapa tahun lalu.

BACA JUGA: Tingkatkan Edukasi Crypto, Aplikasi PINTU Gandeng 3 Kampus

Menurut riset pasar dan konsultan strategi yang berbasis di Kanada, Emergen Research, ukuran pasar Web3 global diperkirakan akan mencapai US$81,5 miliar pada 2030 dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan sebesar 43,7 persen.

Menjadi teknologi dengan potensi besar, Web3 pun dengan cepat mendapatkan popularitas di berbagai penjuru dunia. Salah satunya di kawasan Asia Pasifik.

BACA JUGA: Aplikasi PINTU Luncurkan Fitur Kelas, Kini Semua Bisa Belajar Crypto & Blockchain

Survei International Data Corporation (IDC)  pada Oktober 2022, menemukan bahwa 89% perusahaan di kawasan ini menghargai pentingnya Web3.

Namun, tingkat adopsi di kawasan Asia-Pasifik masih terbilang rendah jika dibandingkan dengan tingkat antusiasme.

BACA JUGA: Begini Harapan Indodax untuk Ekosistem Blockchain di Tanah Air

Sebagai salah satu negara dengan penduduk terbanyak di kawasan Asia-Pasifik, Indonesia memiliki peluang mendorong pertumbuhan adopsi Web3.

Sebab, Indonesia memiliki bonus demografi dengan penetrasi teknologi tinggi.

Dalam beberapa tahun terakhir, ada peningkatan minat terhadap blockchain dan cryptocurrency di Indonesia, dengan sejumlah startup dan inisiatif bermunculan di negara ini.

Kompetisi Web3 Berbasis Komunitas Pertama di Indonesia

Melihat potensi besar Web3 dan sebagai bentuk untuk memajukan industri ini di Indonesia, Coinvestasi dan BlockDevID, mengadakan Web3 Weekend Asia atau W3W.

Acara ini adalah kompetisi Web3 berbasis komunitas pertama di Indonesia yang melibatkan hampir seluruh community dan developer dalam negeri berhadiah total 50 juta rupiah.

Acara ini bertujuan menghasilkan berbagai inisiatif untuk membangun ekosistem Web3 di Indonesia yang inovatif dan solutif.

“Kami ingin mengajak para developer di Indonesia mulai mengembangkan aplikasi-aplikasi berbasis Blockchain yang bisa digunakan dan memberi manfaat pada masyarakat umum. Saya percaya, semakin banyak developer Web3 baik yang pemula hingga ahli, maka secara otomatis akan banyak bermunculan proyek-proyek Web3 yang berkualitas di Indonesia dan dapat bersaing dengan proyek dari luar negeri,” kata William Sutanto, Co-founder dan CTO Indodax dan Founder BlockDevID.

Melalui W3W para peserta akan mendapatkan kesempatan pelatihan dari para pelaku industri Web3 untuk menghasilkan ide inovatif dan proyek solutif Web3 yang bermanfaat bagi masyarakat.

Hasil karya peserta setelah mendapatkan pelatihan dan mentoring akan kembali dinilai oleh tiga juri, yaitu Rahmat Albariqi, Founder & CEO Paras, Markus Liman Raharja, Chief Investment Officer BRI Ventures dan William Sutanto, Co-founder dan CTO Indodax dan Founder BlockDevID.

Bagi kamu yang ingin mengikuti W3W bisa mengunjungi situs Web3weekend.asia dan lakukan pendaftaran untuk mengirimkan ide/proyek Web3 inovatif yang memiliki solusi bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari.

Pendaftaran acara telah dibuka sejak 12 April-31 Mei 2023, kemudian akan dilanjutkan dengan acara workshop atau lokakarya pada 11-17 Mei.

Setelah itu akan dilakukan kurasi proyek Web3 pada 1-3 Juni dan akan dilakukan pembinaan oleh para coach pada 5-9 Juni 2023. Acara akan ditutup dengan demo day pada 17 Juni 2023.

Peserta dengan proyek dengan utilitas yang bermanfaat bisa memenangkan hadiah dengan total 50 juta rupiah.

Acara tersebut didukung oleh Google Cloud dan terbuka untuk warga Indonesia dengan latar belakang apa pun.

 Daftar dan kirimkan ide solutif dalam teknologi Web3 melalui situs Web3Weekend. (flo/jpnn)


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler