BMI Berkomitmen Terus Menyediakan Seafood Berkualitas Terbaik & Ramah Lingkungan

Rabu, 07 Februari 2024 – 16:42 WIB
PT Bumi Menara Internusa (BMI) berkomitmen mendukung peningkatan kualitas industri perikanan dan penyediaan hasil perikanan yang ramah lingkungan di Indonesia. Foto dok. BMI

jpnn.com, JAKARTA - PT Bumi Menara Internusa (BMI) berkomitmen mendukung peningkatan kualitas industri perikanan dan penyediaan hasil perikanan yang ramah lingkungan di Indonesia.  

Direktur PT BMI Hetty Diana menyampaikan BMI berkomitmen terus menyediakan seafood dengan kualitas terbaik yang ramah lingkungan. 

BACA JUGA: Aruna Resmi Menjadi Anggota Seafood Savers

"Tidak hanya kualitas produk, kami juga melakukan peningkatan kualitas dari hulu ke hilir, dari segi bahan baku, proses panen maupun SDM," kata Hetty Diana dalam keterangannya, Rabu (7/2).

Guna mendapatkan kualitas yang terbaik, lanjutnya, BMI melakukan pemberdayaan sumber daya manusia yang dilakukan dari hulu ke hilir ini ditujukan untuk meningkatkan kemampuan SDM yang menjadi tulang punggung perusahaan.

BACA JUGA: Fuji Rambah Bisnis Kuliner Bareng Kang Seafood 357

Peningkatan kompetensi ini dibutuhkan para karyawan, petani dan petambak sebagai penerima manfaat untuk tidak hanya berkontribusi kepada perusahaan.

Namun, juga untuk menciptakan kehidupan berkelanjutan bagi setiap individu 

BACA JUGA: Variasi Seafood dan Oyster Makin Beragam di PIK 2

BMI melibatkan pihak ketiga dalam meningkatkan kemampuan SDM perusahaan. Tidak hanya pemerintah daerah melalui dinas terkait, perusahaan juga menggandeng pihak-pihak yang memiliki keahlian di bidang serupa.  

Sejak beberapa tahun lalu, perusahaan menggandeng WWF-Indonesia untuk sertifikasi ecolabel Aquaculture Stewardship Council (ASC) untuk tambak udang vaname dengan metode intensif.

Program yang juga melibatkan Dinas Perikanan setempat ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing komoditi udang di pasar internasional.

Juga untuk menciptakan kawasan pengelolaan budidaya udang secara berkelanjutan serta penguatan sertifikasi atau praktik manajemen budidaya yang lebih baik.  

“BMI menggunakan sistem keamanan pangan paling mutakhir dan didukung penuh oleh teknologi pemrosesan makanan yang komprehensif dan modern," terang Diana.

BMI salah satu pengolah dan pengekspor berbagai makanan laut yang mematuhi standar internasional yang ketat, sehingga bisa menghasilkan produk dengan kualitas terbaik dan ramah lingkungan.

Komitmen dan kerja keras BMI ini mendapat pengakuan dari stakeholder. Salah satunya pada November 2023 lalu, BMI memperoleh penghargaan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP) yang bekerja sama dengan WWF-Indonesia dan Seafood Savers atas Komitmen Dalam Perbaikan Perikanan dan Penyedia Seafood Ramah Lingkungan.  

Penyerahan penghargaan tersebut dilakukan bertepatan dengan Hari Ikan Nasional (Harkannas) 2023. 

"Terima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh KKP, WWF Indonesia, dan Seafood Saver. Dengan penghargaan dari KKP ini, makin memacu semangat kami untuk terus berkomitmen untuk menyediakan seafood dengan kualitas terbaik yang ramah lingkungan," tuturnya.

Dengan kualitas hasil perikanan yang terjaga baik, Diana optimistis dapat mendukung kesediaan pasokan hasil perikanan, termasuk nasional, yang terus meningkat.

Sebagai informasi, KKP menargetkan ekspor perikanan tahun 2024 mencapai USD 7,2 miliar dengan produksi perikanan bisa mencapai 30,85 juta ton. Selain itu, pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) perikanan bisa mencapai 5,6 persen. 

Sementara di 2023, capaian ekspor produk perikanan sebesar USD 5,6 miliar. (esy/jpnn)


Redaktur : Budianto Hutahaean
Reporter : Mesyia Muhammad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler