BMKG Keluarkan Peringatan Serius soal Potensi Cuaca Ekstrem pada Januari-Februari

Rabu, 20 Januari 2021 – 23:58 WIB
Ilustrasi - Angin puting beliung. (Antara Lampung/Hisar Sitanggang/scrs)

jpnn.com, JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem pada puncak musim hujan yang diperkirakan terjadi bulan Januari hingga Februari 2021.

"Masyarakat diimbau untuk tetap waspada potensi cuaca ekstrem dan diminta untuk selalu update informasi cuaca dari kanal-kanal informasi BMKG," kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (20/1).

BACA JUGA: BMKG Minta Warga DKI Jakarta Waspada pada Malam Nanti, Ini Serius

Guswanto juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati ketiga terjadi fenomena cuaca ekstrem berupa waterspout atau puting beliung.

Dia meminta masyarakat untuk tidak mendekati area terjadinya puting beliung guna menghindari risiko yang lebih buruk.

BACA JUGA: Pengumuman, Faisal Kembalikan Setumpuk Uang Pengganti Korupsi ke Negara, Sebegini Jumlahnya

Terlebih fenomena waterspout baru saja terjadi di Waduk Gajah Mungkur, Wonogiri pada Rabu, Pukul 16.00 WIB.

Guswanto mengatakan Kabupaten Wonogiri selama Januari hingga Februari masih berada pada periode puncak musim hujan.

BACA JUGA: Datangi Markas Polisi, Mayjen Maruli Langsung Bangga Diperlakukan Seperti Ini

Karena itu, katanya, potensi hujan lebat disertai kilat dan petir serta angin kencang bahkan puting beliung masih perlu diwaspadai pada periode tersebut.

Pihaknya menjelaskan fenomena waterspout terbentuk dari sistem awan Cumulonimbus (Cb).

Kendati demikian, tidak semua awan Cb dapat menimbulkan fenomena tersebut tergantung pada kondisi labilitas atmosfer.

"Ada kondisi tertentu seperti ketika kondisi labilitas atmosfer yang melebihi ambang batas tertentu mengindikasikan udara sangat tidak stabil," jelasnya.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler