BNN Gencarkan Razia Ladang Ganja

Selasa, 14 Mei 2013 – 17:51 WIB
BANDA ACEH - Narkoba menjadi salah satu masalah yang sulit terpotong rantainya di Indonesia. Sejumlah ladang ganja tetap di temukan di pelosok daerah, seperti di Aceh.

Baru-baru ini,  Badan Narkotika Nasional (BNN) memusnahkan 35 hektare ladang ganja di Desa Pulo, Kemukiman Lamteuba, Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar.  Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Benny Mamoto, mengatakan pemusnahan tersebut merupakan salah satu upaya jajarannya untuk memotong rantai peredaran ganja di Indonesia.

BNN, lanjutnya, akan membuat para sindikat ganja gentar dengan terus melakukan pelacakan dan pemusnahan ladang ganja seperti itu. Penyidik juga dituntut untuk melakukan pengawasan dan pengejaran terhadap sindikat ganja.
 
"Programnya harus berkesinambungan terus menerus. Operasi ini panjang. Mereka (jaringan ganja) akan gelisah, takut ditangkap, terancam. Sehingga, pelan-pelan akan mulai berkurang," bebernya di Aceh, Selasa (13/5).

Menurut dia, jajarannya juga harus tanggap meminta serta memanfaatkan informasi dari masyarakat. Terlebih untuk melakukan pencegahan.

"Menanggulangi masalah narkoba, perlu adanya keterpaduan antara aparat keamaanan dan Pemda, terutama kepala desa dan perangkatnya. Karena mereka tau lokasi (ladang) dan warganya yang 'nakal' pasti diketahui," jelas Benny. (ian/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Hakim Minta Pengacara Djoko Selektif Ajukan Saksi

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler