BNPT dan Kementan Sepakat Meningkatkan Kesejahteraan Mitra Deradikalisasi

Rabu, 15 November 2023 – 15:35 WIB
Kepala BNPT RI Komjen Pol. Mohammed Rycko Amelza Dahniel (kanan) dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (kiri) di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, Rabu (15/11/2023). ANTARA/HO-BNPT RI

jpnn.com - JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) Komjen Rycko Amelza Dahniel melakukan kunjungan kehormatan ke Kementerian Pertanian di Jakarta, Rabu (15/11).

Komjen Rycko bertemu dengan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

BACA JUGA: BNPT Bakal Memaksimalkan Program Deradikalisasi Melalui Sektor Wirausaha Bidang Perkebunan

Pada pertemuan tersebut, BNPT dan Kementan menyepakati untuk melanjutkan pengembangan Kawasan Terpadu Nusantara.

Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan mitra deradikalisasi.

BACA JUGA: Sidak ke Nusakambangan, Dirjenpas dan Kepala BNPT Pantau Para Napi Terorisme

Pengembangan KTN sebagai pusat deradikalisasi, kontraradikalisasi dan kesiapsiagaan nasional dalam mereduksi paham radikal terorisme, merupakan salah satu bentuk kegiatan yang berisifat multidimensi, komprehensif, dan membutuhkan peran setiap komponen negara dalam rangka penanggulangan terorisme di Indonesia.

Menurut Komjen Rycko, peningkatan kesejahteraan itu selaras dengan amanah negara dalam program deradikalisasi.

BACA JUGA: Kementan Dorong Akselerasi Pestisida untuk Memperkuat Peluang Investasi

"Dalam program deradikalisasi, salah satu yang diamanahkan negara kepada BNPT adalah bagaimana memberikan kesejahteraan kepada mitra deradikalisasi setelah kembali ke masyarakat," kata Komjen Rycko Amelza dalam siaran pers, Rabu (15/11).

Komjen Rycko mengatakan bahwa peluang mewujudkan hal tersebut melalui sinergisitas bersama Kementan, khususnya pada bidang pertanian dan perkebunan.

"Salah satu peluang yang kami sediakan adalah di bidang pertanian dan perkebunan. Untuk itulah, hari ini kami bersinergi dengan Kementerian Pertanian," ungkap jenderal bintang tiga itu.

Komjen Rycko menjelaskan bahwa hal ini dapat dikolaborasikan dengan salah satu program Kementan yang fokus mengembalikan Indonesia menjadi swasembada beras.

"Kementan juga memiliki program untuk mengembalikan Indonesia menjadi swasembada beras, tentunya kami akan ikut dalam program itu. Dalam proses itu, akan ada peningkatan kemampuan dan kesejahteraan," kata Komjen Rycko.

Mentan Amran mengaku siap berkontribuasi dalam program ini mulai dari pengecekan lahan hingga pendampingan.

"Kami berikan solusi permanen untuk saudara kita mitra deradikalisasi," ungkap Amran.

Dia menambahkan hari ini pihaknya mengirim tim agar melakukan pengecekan lahan.

"Kami lihat, apakah cocok untuk bertani, peternakan, atau holtikultura. Kami persiapkan teknologi hingga pendampingan," paparnya.

Lebih lanjut Amran berpesan supaya tidak membiarkan mitra deradikalisasi berjalan sendiri.

"Kita latih berwirausaha hingga (mitra deradikalisasi) produktif," pesan Mentan Amran. (boy/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler