Bocah Selamat Setelah 3 Hari Tertimbun Akibat Gempa

Rabu, 23 November 2022 – 22:12 WIB
Ipda Sutrisno, Komandan Pleton SAR (Danton) Resimen II Pasukan Pelopor Korp Brimob menggunakan sepeda motor membawa Azka Maulana Malik (7) bocah selamat dari reruntuhan rumahnya yang ambruk akibat gema 5,6 magnitudo di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Rabu (23/11/2022). (ANTARA/Laily Rahmawaty)

jpnn.com, CIANJUR - Azka Maulana Malik (7), bocah laki-laki ditemukan selamat di dalam reruntuhan rumahnya setelah tiga hari tertimbun akibat gempa.

Komandan Pleton SAR (Danton) Resimen II Pasukan Pelopor Korp Brimob Ipda Sutrisno menceritakan kisah dramatis mengevakuasi Azka.

BACA JUGA: Tidur di Tanah Kuburan, Korban Gempa Cianjur: Sudah Enggak Ada Tempat Lagi

Sutrisno menyebutkan, penemuan Azka seperti mukjizat Tuhan karena kondisinya tidak mengalami luka luar maupun patah tulang, tetapi dalam kondisi lemas karena sudah tiga hari tidak mendapat asupan makan dan minum.

“Kondisi tubuhnya baik, tidak ada luka luar, cuma ada luka memar bagian dalam di perut sebelah kanan,” kata Sutrisno saat ditemui di lokasi evakuasi, Kampung Rawacina, Kecamatan Nagrak, Cianjur, Rabu.

BACA JUGA: Putri Candrawathi Masih Sempat Ingat Ada Rp 200 Juta di Rekening Brigadir J

Menurut dia, Azka berhasil dievakuasi sekitar pukul 12.00 WIB setelah tim SAR gabungan TNI, Polri, pemadam kebakaran (damkar) dan warga melakukan pencarian selama hampir dua jam lamanya.

Proses pencarian dan evakuasi menggunakan alat seadanya, cangkul, dan serokan.

Tim SAR gabungan menggali reruntuhan rumah yang diduga tempat Azka tertimbun.

Pencarian Azka dilakukan setelah bibinya melaporkan kepada tim SAR bahwa ada saudaranya dan keponakanya belum ditemukan sejak gempa terjadi.

Di rumah berlantai tiga itu, kata Sutrisno, dilaporkan ada tiga orang yang masih tertimbun, yaitu nenek Rafka bernama Maidah, Azka dan ibunya Azka.

Nenek dan ibunya Azka ditemukan lebih dulu pada Selasa (22/11) dalam kondisi meninggal dunia.

Nenek Azka ditemukan di kamar mandi, sedangkan ibunya di ruangan berbeda.

“Syukur anak ini ditemukan dalam kondisi hidup,” kata Sutrisno.

Ketika Azka ditemukan, dengan menggunakan sepeda motor trail, Sutrisno dan satu anggota TNI membawa Rafka ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur.

Proses evakuasi Azka menuju rumah sakit membutuhkan waktu 15 menit, menggunakan sepeda motor lebih cepat mengingat jalanan yang macet.

“Kalau naik motor lebih cepatkan, ya, langsung tak (saya) bawa ke RSUD Sayang Cianjur,” kata Sutrisno. (antara/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler