Bocah Tertawa Riang, Setelah Itu Kepalanya Terbelah

Minggu, 27 November 2016 – 16:43 WIB
Ilustrasi. Foto: AFP

jpnn.com - SAMARINDA – NN meregang nyawa dengan kondisi yang sangat memprihatinkan.

Kepala bocah tujuh tahun itu terbelah menjadi dua setelah dirinya dilindas truk bermuatan material, Sabtu (26/11) kemarin.

BACA JUGA: Pemprov Siapkan Peti Jenazah untuk Korban Heli TNI AD

Sebelum insiden itu terjadi, NN sempat bermain bersama teman-temannya di Jalan Dato Iba, Gang Wahyu, RT 02, Sungai Keledang, Samarinda Seberang.

Tiba-tiba truk bermuatan material dengan nomor polisi KT 8675 AD meluncur.

BACA JUGA: Heli TNI AD yang Hilang Ditemukan, Semua Kru Meninggal

Truk yang dikemudikan MN itu hendak mengantarkan tanah ke sebuah bangunan tak jauh dari tempat NN dan rekan-rekannya bermain.

Saat memasuki Gang Wahyu, truk melaju dengan kecepatan sedang.

BACA JUGA: Parah Banget! Mau Enaknya, Nggak Pengin Anaknya

Karena memang  jalan sempit, truk berjalan menuju sebuah pertigaan yang ada di dalam gang dan hendak berbelok ke kiri.

Saat itu pula NN dan beberapa temannya sedang berlarian di area pertigaan tersebut sambari tertawa riang.

“Anak-anak itu berlarian di sekitar pertigaan dalam gang. Truk masuk perlahan sambil berbelok ke kiri,” tutur Ramli, seorang saksi mata.

Saat kepala truk mulai masuk ke dalam gang, NN berada di samping kiri.

Tiba-tiba saja NN bersentuhan dengan bagian samping belakang truk dan langsung terjatuh.

Nahasnya, saat terjatuh, kepala NN menghadap ban belakang truk.

Ban belakang sebelah kiri langsung menggilas kepala bocah mungil tersebut.

Namun, MN ternyata malah tetap menjalankan truknya.

 “Habis melindas itu yang langsung nyelonong begitu saja, tidak ada tanggung jawabnya,” tutur Ramli.

Bocah-bocah lain yang kaget melihat rekannya terlindas langsung berlarian dan berteriak histeris.

Warga sekitar pun langsung berkumpul di tempat kejadian dan mengejar sang sopir truk.

Ramli menambahkan, MN sempat mengelak atas tuduhan warga.

Namun, dia akhirnya tidak bisa mengelak lagi setelah teman-teman NN memberi tahu warga.

 “Ya, langsung kami amankan sopir dan truknya, daripada dihakimi warga di sini,” ucapnya Ramli lagi.

Beberapa saat berselang, petugas kepolisian dari Polsek Samarinda Seberang dibantu Satuan Lalulintas Polresta Samarinda datang ke lokasi kejadian untuk mengamankan MN.

Selanjutnya, jenazah NN langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Emir Moies untuk divisum.

Uci, ibunda NN, tak kuasa menahan emosi mengetahui buah hati kesayangannya tewas dengan cara mengenaskan. (kis/nha)  

BACA ARTIKEL LAINNYA... Penasaran Gagal Cabuli Murid SMP, Residivis Ulangi Sampai Berhasil


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler