Bom ISIS Meledak Setiap Hari, Taliban Hanya Diam

Selasa, 21 September 2021 – 01:31 WIB
Orang-orang berkumpul di lokasi ledakan bom mobil di Suriah, dirilis oleh SANA pada 22 Januari 2019. Foto :Handout via REUTERS/am/Antara

jpnn.com, KABUL - Kelompok ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangkaian pengeboman di Kota Jalalabad di Afghanistan timur, demikian yang disampaikan Kantor Berita Amaaq milik ISIS melalui Telegram pada Minggu (19/9).

"Lebih dari 35 anggota milisi tewas atau terluka dalam serentetan ledakan," kata kelompok itu, merujuk pada ledakan Sabtu (18/9) dan Minggu.

BACA JUGA: Taliban Berkuasa, Diplomat Afghanistan Takut Pulang Meski Sudah Kehabisan Uang

Tidak ada pernyataan langsung dari pihak Taliban mengenai jumlah korban tewas.

Sejumlah sumber pada Sabtu mengatakan kepada Reuters bahwa sedikitnya tiga orang tewas dan sekitar 20 orang lainnya terluka akibat ledakan di Jalalabad.

BACA JUGA: Dulu Bunuh-bunuhan, Sekarang Taliban Minta Barat Datang Bawa Uang

Jalalabad merupakan ibu kota provinsi Nangarhar, markas kelompok ISIS yang aktif sejak Kabul jatuh ke tangan Taliban.

Sumber mengaku mendapat informasi dari pihak rumah sakit dan saksi mata.

BACA JUGA: Abdul Ghani Baradar, Pemimpin Taliban Diisukan Tewas, Ternyata Dia Ada di Lokasi ini

Serangkaian pengeboman di bandara Kabul pada 26 Agustus yang diklaim oleh ISIS menelan lebih dari 180 korban jiwa.

Serangan itu termasuk yang paling mematikan selama dua dekade pendudukan AS di Afghanistan. (ant/dil/jpnn)

 

Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler