Borong Indonesia Undang Komunitas UMKM untuk Rasakan Pengalaman eCommerce Mandiri

Sabtu, 26 Februari 2022 – 12:07 WIB
Platform Borong. Foto dok Borong

jpnn.com, JAKARTA - Borong Indonesia kembali membuka kesempatan bagi komunitas-komunitas lainnya untuk merasakan pengalaman go digital dengan memperkenalkan Community Marketplace.

Sebuah platform niaga yang ditujukan bagi komunitas UMKM untuk bisa menjangkau pasar yang lebih luas dengan akses commerce mandiri, yang akan dirilis pada April 2022.

BACA JUGA: Taqy Malik: yang Kepanasan Risih Mendengar Suara Azan, Sebenarnya Manusia apa Setan, sih?

Untuk itu, Borong ingin mengundang komunitas UMKM dari berbagai jenis dan skala bisnis untuk mendapatkan kesempatan sebagai yang pertama kali menggunakan platform ini.

Di mana komunitas UMKM berkesempatan merasakan pengalaman  mengelola  marketplace platform sendiri.

BACA JUGA: Pendapatan Petani Tembakau & Buruh Rokok Menurun, Pemerintah Perlu Segera Buat Roadmap

Sebagai pengelola marketplace platform sendiri, mereka dapat melakukan kontrol penuh atas kegiatan niaganya mulai dari mengelola seller, mengundang buyer, hingga melakukan kegiatan dari promosi untuk meningkatkan engagement dengan pelanggan karena penguasaan database.

Dengan Borong, UMKM dipastikan dapat berjualan dengan leluasa tanpa dihantui persaingan dengan jutaan seller lainnya, kebebasan mengelola program promo, memiliki database pelanggan sepenuhnya, dan dapat terus berkembang dengan memiliki Home Commerce mandiri, tentunya dengan biaya minimum.

BACA JUGA: Tingkatkan Kualitas Pelayanan, LPP Garden Hotel Yogyakarta Kembali Dibuka

“Selama ini, faktanya mayoritas pelaku bisnis UMKM umumnya sulit berkembang dan terbatas hanya menjadi penjual di platform marketplace. Dengan tidak adanya kemampuan akses ke database pengunjung toko, tentu sulit bagi bisnis untuk berkembang pesat, karena tidak memiliki Customer Lifetime Value (CLV) yang sifatnya panjang,” ujar Aga Nugraha, Strategic Demand Partnership Borong Indonesia saat menjelaskan pain point yang dirasakan oleh banyak UMKM dan komunitas UMKM.

Sementara, kebutuhan UMKM untuk bertransformasi digital dan memiliki kontrol penuh atas seluruh kegiatan commerce-nya sudah sedemikian mendesak karena didorong oleh besarnya permintaan pasar yang pemenuhan kebutuhannya cenderung online akibat pandemi, yang kemudian tentu akan berdampak pada berkembangnya tingkatan usaha.

Melalui platform Community Marketplace ini, Borong Indonesia tidak hanya membuka peluang bagi komunitas UMKM untuk naik level dengan pengelolaan marketplace mandiri, tetapi juga terus membantu dalam bentuk dukungan berupa pelatihan, edukasi, dan bantuan eksposur melalui jaringan bisnis Borong untuk membantu komunitas terus berekspansi.

“Impian kami agar lebih banyak lagi komunitas UMKM memiliki sistem eCommerce sendiri sehingga mampu menopang para anggotanya untuk naik kelas dalam mengembangkan bisnis. Borong Indonesia yakin dengan produk Community Marketplace, komunitas atau pun asosiasi usaha bisa mendapatkan pengalaman memiliki dan mengelola home commerce sendiri, sebelum berkembang secara mandiri,” jelas Ronald Sipahutar, Country Manager Borong Indonesia.

Untuk itu, Borong Indonesia mengundang para komunitas atau pun asosiasi usaha untuk mendaftar dan bertemu langsung dengan Tim Borong Indonesia untuk proses skrining dan verifikasi.

Jika dinyatakan layak, komunitas tersebut akan melalui proses onboarding dan dapat langsung menggunakan platform Borong bagi anggotanya.

Pendaftaran bisa dilakukan melalui https://pages.borong.co.id/hari-borong-nasional.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler