Bos Defend ID Luruskan soal Umur Alutsista

Jumat, 12 Januari 2024 – 19:33 WIB
Diskusi bertajuk "Membangun Kekuatan Pertahanan di Kawasan Regional" di Media Center Indonesia Maju, Jakarta, Jumat (12/1/2024). Foto: Dok. Media Center Indonesia Maju

jpnn.com, JAKARTA - Direktur Utama PT LEN Industri Bobby Rasyidin meluruskan informasi terkait alat utama sistem senjata (alutsista).

Bobby yang merupakan pimpinan dari holding BUMN industri pertahanan atau Defend ID memberikan pemahaman tentang soal alutsista bekas.

BACA JUGA: Mahfud MD Tegaskan Data Alutsista Bukan Rahasia Negara

Bobby menegaskan indikator utama alutsista tidak melulu soal usia alat.

Dia mengatakan terdapat tiga hal penting yang harus dimiliki alutsista dalam menopang pertahanan sebuah negara.

BACA JUGA: Tanggapi Prabowo dan Jokowi soal Alutsista, JK: Apa yang Rahasia?

"Pertama, operating readiness apakah masih layak operasi, lalu combat readiness apakah masih layak tempur, dan safety level terkait keselamatan untuk kru," ujar Bobby dalam diskusi bertajuk "Membangun Kekuatan Pertahanan di Kawasan Regional" di Media Center Indonesia Maju, Jakarta, Jumat (12/1/2024).

Bobby menyampaikan alutsista memiliki struktur seperti mesin serta sistem meliputi navigasi, sistem operasi, dan sistem tempur yang harus diperhatikan perawatannya.

BACA JUGA: Guru IF: Kami Dipaksa Jadi Timses Prabowo-Gibran

Dia mengatakan banyak platform alutsista seperti kapal perang yang didesain berumur panjang hingga 100 tahun.

"Yang berubah cepat itu adalah sistemnya. Karena makin ke sini, perang itu bukan perang fisik lagi, tapi perang elektronika seperti platform yang namanya perawatan program," ucap Bobby.

Untuk itu, dia menyampaikan perawatan dan pemeriksaan terhadap struktur dan sistem menjadi hal yang utama dalam setiap alutsista.

"Yang paling penting itu bagaimana melakukan modernisasi dan upgrade sistem supaya alutsista ini tidak ketinggalan zaman," sambung Bobby.

Dalam perang Rusia dan Ukraina, Bobby mencontohkan militer Rusia yang masih menggunakan tank T72 buatan 1968 dan pesawat SU Sukhoi 25.

Bobby mengatakan Rusia pun masih menggunakan pesawat SU Sukhoi 27 yang buatan Uni Soviet pada 1976-1978 untuk menjaga Air Force Rusia.

"Ketika bicara alutsisa yang sudah berumur, lihat perang Rusia-Ukraina. Itu masih layak tempur. Kalau kita lihat lagi, Global Military Index, nomor satu ini Israel, loh, perang dengan Hamas dia pakai tank Merkava tahun 1978, sudah 45 tahun usianya. Yang terpenting penting dia merawat strukturnya," kata Bobby. (rhs/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Irjen Karyoto: Firli Bahuri Bisa Dijemput Paksa


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler