BP2MI Teken Perjanjian Kerja Sama dengan Pemda dan Sejumlah Lembaga, Berikut Datanya

Kamis, 13 April 2023 – 13:12 WIB
Kepala BP2MI Benny Rhamdani dan Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana saat penandatanganan perjanjian kerja sama terkait pelindungan PMI di Kantor BP2MI, Jakarta, Kamis (13/4). Foto: Friederich Batari/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menandatangani Nota Kesepakatan dan Perjanjian Kerja Sama dengan Pemerintah Daerah, Lembaga Pendidikan, Lembaga Keuangan dan Lembaga lainnya.

Kepala BP2MI Benny Rhamdani menandatangani perjanjian kerja sama terkait pelindungan pekerja migran Indonesia (PMI) bersama lembaga terkait di Aula Abdurrahman Wahid, Kantor BP2MI, Jakarta, Kamis (13/4) siang.

BACA JUGA: Hadiri Diskusi Publik BP2MI di Batam, Mahfud MD: TPPO di Sini Macet

Benny menandatangani dokumen perjanjian kerjamsa kerja sama dengan masing-masing perwakilan Pemda dan lembaga yang hadir.

Adapun lembaga yang hadir dan ikut menandatangani kerja sama dengan BP2MI adalah Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kota Denpasar I Made Toya, Rektor Universitas Samudera Prof Dr. Hamdani, Rektor Universitas Muhammadiyah Pringsewu Wanawir AM, Rektor Universitas Aisyah Pringsewu Wisnu Probo Wijayanto.

BACA JUGA: BP2MI Membuka Kembali Layanan untuk CPMI Lewat SISKOTKLN

Selain itu, Direktur Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang Dewi Purwaningsih, Direktur Akper Bunda Delima Ns. Agus Waluyo, Direktur Akper Dharma Wacana Ludiana, Direktur Kliring Berjangka Indonesia Budi Susanto.

Kemudian Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian, Kementerian Pertanian Dedi Nursyamsi, Direktur Retail Banking Bank Syariah Indonesia Ngatari, Pimpinan Badan Amal Zakat Nasional Bidang Pengumpulan Rizaludin Kurniawan, dan Baznas diwakili oleh Regional CEO Jakarta 2 Firman Jatnika.

BACA JUGA: Terima Kehadiran Kepala BP2MI, Kapolda Kepri Siap Berantas Sindikat PMI Ilegal

Pada kesempatan itu, Benny Rhamdani mengucapkan terima kasih kepada perwakilan Pemda, lembaga Pendidikan, lembaga keuangan dan lembaga lainnya yang berkenan hadir untuk menandatangani perjanjian kerja sama terkait pelindungana terhadap pekerja migran Indonesa.

Lebih lanjut, Benny menekankan komitmenya untuk melindungi para pekerja migran Indonesia.

Dia menyebut pekerja migran Indonesia sebagai pahlawan devisa.

“Jika pekerja migran Indonesia disebut Pahlawan maka negara harus memberi penghormatan antara lain memberikan fasilitas yang memadai,” kata Benny Rhamdani.

Benny menyebut tujuh bandara internasional di Indonesia menyediakan lounge khusus bagi PMI baik yang digunakan sebelum berangkat maupun sesaat kembali di tanah Air. Beberapa bandara dimaksud antara lain Bandara Soekarno Hatta, Bandara Juanda Surabaya dan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali.

Benny juga membeberkan sejumah kebijakan terkait upaya pelindungan terhadap pekerja Migran Indonesia.(fri/jpnn)


Redaktur & Reporter : Friederich Batari

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler