BP3TKI Palembang Gandeng Bank BRI dan PPTKIS

Jumat, 13 Mei 2016 – 02:03 WIB
ILUSTRASI. FOTO: JPNN.com

jpnn.com - PALEMBANG – Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Palembang menggelar rapat bersama Direktur Utama (Dirut) dan para Kepala Cabang Pelaksana Penempatan TKI Swasta (PPTKIS) yang di Palembang terkait pengawasan pelaksanaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) TKI.

Dalam rapat ini, Rabu (11/5), hadir di antaranya Asep Rijal (Associate Fundling Officer) dan Veraniella (Mantri KUR) dari Bank BRI Unit Sekip Kebon Semai Palembang. Rapat tersebut mempertemukan pihak perbankan dan pihak PPTKIS ini bertujuan untuk mengetahui proses dan kendala pelaksanaan KUR TKI yang dihadapi kedua belah pihak.

BACA JUGA: Tenang, Stok Gula Aman sampai Lebaran

Hal tersebut dimaksudkan agar para Kepala Kantor Pusat dan Cabang PPTKIS betul-betul memanfaatkan kesempatan ini untuk mengetahui mekanisme pengajuan dan kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan KUR TKI.

Kredit Usaha Rakyat (KUR) TKI merupakan pinjaman dari perbankan kepada para calon TKI (CTKI) yang membutuhkan biaya pengurusan dokumen, pelatihan dan pemberangkatan TKI ke negara tujuan. Saat ini, ada lima Bank yang ditunjuk negara sebagai perbankan pelaksana KUR TKI yaitu Bank BRI, BNI, Mandiri, Maybank dan Sinar Mas. Namun, saat ini baru Bank BRI yang proaktif dalam pelaksanaan KUR TKI ini.

BACA JUGA: Tenang, Stok Gula Aman sampai Lebaran

Khusus wilayah Palembang, Sumatera Selatan, Bank BRI KCP (dalam negeri) Unit Sekip Kebon Semai Palembang adalah satu-satunya KCP yang ditunjuk Kanwil Palembang Rivai untuk melayani KUR TKI.

Saat ini sudah ada empat PPTKIS di Palembang yang berhasil mengajukan KUR untuk para TKI yang mereka berangkatkan. Yaitu PT. Rastanura Rayani Saputra untuk lima orang TKI dengan alokasi anggaran masing-masing Rp 12 juta; PT. Mardel Anugerah Internasional untuk 50 orang TKI dengan anggaran masing-masing Rp 15 juta; PT. Andromeda Graha untuk 19 orang TKI dengan anggaran masing-masing Rp 15 juta; dan PT. Citra Karya Sejati untuk 3 orang TKI dengan anggaran masing-masing Rp 15 juta. Total KUR TKI yang telah dikeluarkan BRI KCP Unit Sekip Kebon Semai Palembang sebanyak Rp.1.095.000.000.

BACA JUGA: Ini Strategi Pos Indonesia Raup Rp 80 Triliun

Kepala BP3TKI Palembang, Mangiring H. Sinaga mengingatkan kepada Dirut dan para kepala cabang PPTKIS agar memanfaatkan program KUR TKI hanya untuk persiapan dan pemberangkatan TKI.

Menurut MH. Sinaga, KUR TKI memang bukan program yang wajib bagi TKI terutama bila TKI mampu membayar biaya penempatannya sendiri tanpa berhutang. Namun, bila TKI ternyata tidak mampu, kata dia, PPTKIS wajib mengarahkan TKI untuk mengajukan pinjaman hanya pada program KUR TKI. “Karena bunganya lebih rendah sehingga tidak memberatkan TKI,” katanya.

Diketahui selama ini para TKI selalu terbebani kewajiban pengembalian pinjaman biaya penempatan yang tinggi dengan bunga menjerat dan lama waktu pengembalian yang beragam. Namun, melalui KUR TKI, mereka hanya diwajibkan membayar pinjaman selama 11 bulan pertama mereka bekerja dan dengan bunga yang ringan.

“Program KUR TKI ini tidak wajib. Bila TKI memang mampu membayar biaya penempatannya tanpa berhutang, ya kenapa mereka harus berhutang di KUR TKI? Namun, bila mereka ternyata membiayai penempatannya dengan berhutang pada lembaga tak resmi selain bank yang ditunjuk negara seperti rentenir, ya lebih baik mereka memanfaatkan KUR TKI,” kata Mangiring H Sinaga.

“Bunganya lebih rendah, waktu pengembalian pinjaman sudah pasti dan diketahui oleh negara. Oleh karena itu, kami mengimbau para Dirut dan para Kepala Cabang PPTKIS untuk kooperatif dalam pelaksanaan KUR TKI ini, biar sama-sama diuntungkan TKI dan PPTKIS-nya,” katanya lagi.(fri/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... 5 Tahun Kedepan, PT Pos Indonesia Optimistis Raih Rp 80 Triliun


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler