BPJS Kesehatan Ujicobakan Aplikasi P-Care Vaksinasi Mobile di 10 FKTP

Jumat, 03 September 2021 – 20:27 WIB
Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti. Foto: BPJS Kesehatan.

jpnn.com, JAKARTA - BPJS Kesehatan meluncurkan aplikasi P-Care Vaksinasi Mobile yang diujicobakan di 10 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti mengatakan, aplikasi P-Care Vaksinasi Mobile diharapkan bisa mempercepat proses vaksinasi Covid-19 di lapangan.

BACA JUGA: BPJS Kesehatan Targetkan Tahun Ini Tambah Provider 23.430 FKTP

“Kami berkomitmen mendukung percepatan vaksinasi massal yang sampai saat ini telah mencapai 100 juta dosis. Sebelumnya kami telah menciptakan aplikasi P-Care Vaksinasi, lalu kini kami ujicobakan versi mobile-nya yang lebih ringkas," kata Ghufron, Jumat (3/9).

Ghufron mengatakan, petugas vaksinasi cukup menggunakan smartphone untuk mengakses aplikasi P-Care Vaksinasi Mobile ini sehingga bisa dilakukan dimana saja.

BACA JUGA: Dorong Vaksinasi Covid-19 Bagi Pronalis, Pemprov Jateng Gandeng BPJS Kesehatan

"Tidak memerlukan penyediaan komputer dalam penggunaannya,” jelasnya.

Dia berharap, P-Care Vaksinasi Mobile mempermudah mobilitas petugas vaksinasi.

BACA JUGA: Mendorong Inovasi TI di Bidang Kesehatan, BPJS Kesehatan Gelar Kompetisi Hackathon

Terutama saat vaksinasi dilaksanakan di tempat-tempat yang banyak dikunjungi orang, seperti pusat perbelanjaan.

Di samping itu, P-Care Vaksinasi Mobile juga dapat membantu petugas vaksinasi mengecek tiket selagi peserta menunggu giliran untuk divaksinasi.

Salah satu fitur yang tersedia pada aplikasi P-Care Vaksinasi Mobile adalah pengecekan tiket vaksinasi yang terintegrasi dengan sistem Peduli Lindungi.

Petugas dapat melihat status tiket peserta yang akan divaksinasi berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) peserta.

Fitur tersebut juga dapat digunakan untuk melihat riwayat vaksinasi Covid-19 peserta.

Ada fitur pendaftaran peserta vaksinasi dengan memanfaatkan NIK yang tervalidasi oleh data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

Hal ini berguna meningkatkan kualitas data peserta vaksinasi Covid-19.

Fitur lainnya adalah pencatatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

Data yang disimpan dalam fitur ini mencakup hasil screening peserta, jenis vaksin yang diberikan, nomor batch vaksin, dan hasil observasi peserta.

Seluruh data tersebut dapat digunakan jika terjadi Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

“Aplikasi P-Care Vaksinasi Mobile juga memiliki fitur untuk mengirimkan data pelaksanaan vaksinasi ke Peduli Lindungi. Nantinya data tersebut dipergunakan untuk menerbitkan sertifikat vaksinasi Covid-19 di sistem Peduli Lindungi,” jelas Ghufron. (mar1/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dirjampelkes BPJS Kesehatan Pastikan Aplikasi P-Care Vaksinasi Covid-19 di Kaltim Lancar 


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Tim Redaksi, Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler