BRI Mulai Bangun Pendidikan Microfinance

Rabu, 01 Maret 2017 – 02:29 WIB
Ilustrasi BRI. FOTO: JPNN

jpnn.com - jpnn.com - Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla secara simbolis meletakkan batu pertama pembangunan Center of Microfinance BRI-UNHAS di Makassar, Senin (27/2).

Center of Microfinance BRI-UNHAS adalah pusat pendidikan microfinance hasil kerja sama antara PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dengan Universitas Hasanuddin (Unhas).

BACA JUGA: Heroik! Satpam Duel dengan Perampok Bawa Bom

Direktur Utama Bank BRI Asmawi Syam mengatakan, pembangunan Center of Microfinance BRI-UNHAS didasari fakta bahwa Indonesia merupakan salah satu negara pelaku microfinance terbesar di dunia.

Namun demikian, pendidikan dan studi terkait microfinance di Indonesia dirasa masih sangat minim.

Di sisi lain, microfinance memiliki peranan penting dalam menggerakkan roda perekonomian di Indonesia.

Sebab, microfinance merupakan salah satu instrumen penting dalam pengentasan kemiskinan.

Masyarakat miskin, lanjut Asmawi, pada umumnya memiliki usaha skala mikro, yang menurut terminologi dari World Bank disebut economically active poor.

Dengan memberikan akses keuangan kepada segmen ini, diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan kapabilitas sehingga bisa “naik kelas” dan meningkatkan taraf hidup.

BRI sebagai bank dengan core business di sektor UMKM, terutama segmen mikro, tidak hanya berkomitmen menjadi pelaku bisnis semata.

BRI secara aktif membangun disiplin ilmu terkait microfinance.

Saat ini, BRI telah memiliki BRI International Institute for Microfinance & Financial Inclusion (BRIIM) yang telah didatangi oleh 7.000 top level management dari 50 negara di seluruh dunia.

Mereka yang datang adalah para policy maker, central bank, commercial bank, lembaga keuangan mikro dan juga donor agency maupun investor.

Mereka semua ingin mempelajari microfinance di Indonesia, utamanya BRI. (ers)


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Bank BRI  

Terpopuler