BRI Rilis Program Peduli Pasar Rakyat

Rabu, 20 Juli 2011 – 09:10 WIB

JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) merilis program baru bernama BRI Peduli Pasar Rakyat (Pesat) yang merupakan komitmen BRI dalam mendukung pelaku usaha kecil dan menengahPeluncuran program BRI Pesat 2011 ini dilakukan bersamaan dengan Munas Asosiasi Pedagang Pasar Indonesia (Asparindo) 2011 yang merupakan mitra kerja BRI dalam program ini

"BRI Pesat merupakan bentuk kepedulian BRI atas kondisi pasar rakyat yang kini berjumlah 13.450 pasar dengan 12,26 juta pedagang

BACA JUGA: Perumnas Genjot Penjualan Rumah

BRI termasuk salah satu bank yang fokus ke UMKM dengan jumlah unit kerja sebanyak 7 ribu yang tersebar di seluruh Indonesia," ujar Sekretaris Perusahaan Bank BRI Muhamad Ali di Jakarta, Selasa (19/7).

Bantuan pembenahan pasar tersebut berupa bantuan non fisik dan fisik yakni perbaikan sarana dan prasarana umum pasar diantaranya pembangunan los pasar, perbaikan drainase, pos keamanan, peralatan kebersihan, mushola, kanopi, pagar pasar, tempat bermain anak-anak para pedagang pasar


"Kami concern dengan kondisi pasar rakyat yang sebagian besar kurang rapih dan semakin terdesak dengan adanya pasar-pasar modern semacam mini market, supermarket dan mall

BACA JUGA: 64.200 Tiket KA Lebaran Ludes

Akibatnya pengunjung pasar rakyat semakin lama semakin turun," katanya.

Sementara itu, Direktur Bisnis UMKM Djarot Kusumayakti mengatakan, khusus bagi pedagang pasar, pihaknya telah menyiapkan fasilitas kredit khusus super cepat bagi mereka
Prosesnya sangat cepat, hanya sehari para pedagang pasar bisa langsung menikmati pinjaman dengan bunga 12-14 persen per tahun

BACA JUGA: Potensi Listrik dari Laut Capai 727 MW

"Kita berikan kredit hingga Rp 500 juta per orang dengan suku bunga 12-14 persen," ujar Djarot.

Kepala Divisi Bisnis Mikro BRI Windiartono menambahkan, BRI tahun ini membidik kredit UMKM bisa tumbuh sebesar 30 persenPihaknya optimistis kredit mikro tumbuh mencapai Rp 92,3 triliun di tahun 2011 dengan pengembangan Teras BRI di pasar-pasar rakyat"Kredit mikro tahun lalu tumbuh 30 persen, tahun ini kita berjuang untuk paling tidak sama, kalau bisa lebihMikro ini kan pasarnya tidak terbatas," ucapnya.

Hingga Juni 2011 kucuran kredit di segmen mikro telah mencapai Rp 78 triliun atau naik Rp 7 triliun dari akhir Desember 2010 yakni Rp 71 triliunJumlah Teras BRI mencapai 972 unit, dan dibidik mencapai 1.300 unit, dengan target tambahan 700 unit dari posisi akhir tahun 2010 lalu sebanyak 617 unitTercatat, hingga Mei, total pinjaman melalui Teras BRI sebanyak Rp 1,8 triliunItu di teras pinjaman yang diberikan maksimal sampai Rp 100 juta, termasuk di dalamnya ada Kredit Usaha Rakyat (KUR)Sementara untuk simpanan melalui Teras BRI itu mencapai Rp 564 miliar(lum)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bursa Saham Diredam Profit Taking


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler