SATRIA, Jurus BSSN Perkuat Keamanan Dunia Maya

Selasa, 02 November 2021 – 19:47 WIB
Puluncuran Aplikasi SATRIA. Foto: Dokumentasi BSSN

jpnn.com, JAKARTA - Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) meluncurkan aplikasi untuk mendukung keamanan siber transformasi digital.

Aplikasi tersebut dirilis melalui Pusat Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Keamanan Siber dan Sandi BSSN, berupa produk karya mandiri password manajer yang diberi nama SATRIA.

BACA JUGA: BKN Pastikan Soal SKD dan SKB CPNS Dilindungi di BSSN, Begini Sistem Pengamanannya

Aplikasi itu bisa dimanfaatkan masyarakat untuk menerbitkan, menyimpan, dan mengelola berbagai password untuk akun aset digital dengan aman.

Kepala (BSSN) Hinsa Siburian mengatakan SATRIA sebagai bagian dari literasi keamanan yang menjadi tugas instansinya.

BACA JUGA: Di Rumah Kedua, Ibu Muda Ini Sering Layani Pelanggannya di Ruang Tamu

"Jadi, kalaupun kami merilis aplikasi ini bukan berarti aplikasi yang lain tidak digunakan, tetapi ini bagian dari literasi bahwa perlu kesadaran pengamanan password dalam konteks keamanan informasi," kata Hinsa, Selasa (2/11).

Dia menegaskan SATRIA memiliki keamanan yang sesuai standar sehingga bisa mendorong kesadaran keamanan informasi, khususnya untuk aparatur sipil negara (ASN).

BACA JUGA: Sistem Keamanan Siber Indonesia Memang Lemah, Wajar Diretas Hacker China

Kemudian, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo mengatakan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) makin meningkatkan kerentanan keamanan informasi.

Dengan begitu, dia menilai aplikasi SATRIA ini bisa menjadi bentuk antisipasi kerentanan tersebut.

"Saya kira, BSSN akan menjadi sentral yang bisa dimanfaatkan pengamanannya oleh semua kementerian, lembaga, pemerintahan daerah, masyarakat, sampai ASN," ujar Tjahjo Kumolo.

Juru Bicara BSSN Anton Setiawan menambahkan aplikasi SATRIA diluncurkan untuk mengakomodir pengelolaan password yang bukan hanya untuk ASN, tetapi dalam waktu dekat juga bisa digunakan masyarakat.

Menurut dia, hal tersebut dilakukan karena BSSN tidak hanya bertanggung jawab untuk instansi pemerintahan, tetapi juga secara nasional.

"Kami akan lakukan secara bertahap," tambah dia.

Meski begitu, Anton menyebutkan pengembangan SATRIA masih akan terus dievaluasi sehingga membutuhkan masukan dari berbagai pihak. (mcr9/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Cara Kerja Facebook Dianggap tidak Sehat, Mark Zuckerberg Diminta Mundur


Redaktur : Rasyid Ridha
Reporter : Dea Hardianingsih

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler