BTN Pastikan Seluruh Proses Bisnis Sesuai GCG

Senin, 23 September 2019 – 08:10 WIB
Bank BTN. Foto Ricardo/jpnn.com

jpnn.com, JAKARTA - Direktur PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Nixon LP Napitupulu memastikan perseroan selama ini telah menjalankan bisnis sesuai dengan GCG. BTN saat ini telah menjadi bagian dari bank terbesar kelima di Indonesia berdasarkan besaran aset. 

"Saya pastikan seluruh proses bisnis di BTN sudah berdasarkan dengan aturan dan GCG," kata Nixon dalam keterangan persnya, Minggu (22/9).

BACA JUGA: Pemerintah Bakal Alihkan Kuota FLPP Bank tak Perform ke BTN

Perseroan juga telah menjadi mitra pemerintah bertahun-tahun dalam menyiapkan pembiayaan rumah layak bagi MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah).

Apalagi dalam program sejuta rumah yang diinisiasi oleh pemerintah dan menjadi program dari Kementerian Pupera, BTN menjadi pelaku utama dalam program tersebut.

BACA JUGA: Relaksasi LTV Pacu Penyaluran KPR NonSubsidi BTN

"Lebih dari 90 persen program FLPP (Fasilitas Likuiditas Program Perumahan)  didukung oleh BTN. Mustahil kalau itu tidak dilakukan sesuai dengan aturan dan pasti GCG," terang dia.

Karena itu Nixon menampik adanya tuduhan sejumlah elemen yang melakukan demo akhir-akhir ini terkait dengan kinerja perseroan yang tidak GCG.

BACA JUGA: Bank BTN Luncurkan KPR Lelang

"Mana mungkin sejumlah penghargaan yang diterima oleh BTN baik dari dalam maupun luar negeri terkait dengan GCG kalau Bank BTN tidak GCG," tegasnya.

Untuk itu, Nixon meminta masyarakat dan seluruh stakeholder BTN tidak mudah percaya dengan aksi demo-demo itu. 
"Mereka yang melakukan demo itu mempunyai tujuan yang tidak baik untuk kemajuan BTN," sambungnya.

Padahal, BTN itu punya misi mulia membantu pemerintah dalam mendukung pembiayaan rumah bagi MBR. Masyarakat kurang mampu yang punya rumah saat ini melalui KPR itu adalah peran yang sudah dilakukan BTN.

"Harusnya peran itu didukung oleh semua pihak dan tidak justru sebaliknya," kata Nixon.

Nixon menilai hal itu sengaja dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Apalagi mereka melakukan itu menjelang RUPSLB perseroan pertengahan Oktober mendatang.

"Kami bersama BOD yang sekarang mendapat amanah sesuai hasil RUPSLB tanggal 28 Agustus lalu solid dan akan membawa BTN mencapai target bisnis 2019 sesuai dengan RBB," tegasnya.

Berdasarkan data, BTN pada (23/8) lalu menerima penghargaan The Best Indonesia GCG Implementation, kemudian pada November 2018 lalu BTN masuk dalam daftar Top 50 Asean GCG, BTN juga masuk pada Top 3 Public Listed Company di Indonesia dalam penerapan GCG.

Pada 2017 BTN menerima Annual Report Award terkait penerapan GCG perusahaan BUMN perbankan listed company.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler