Bu Guru Deborah Gauli Bocah, Pengakuannya Wah Wah Wah...

Selasa, 17 April 2018 – 08:18 WIB
Deborah Lowe. Foto: Mercury Press

jpnn.com, MANCHESTER - Seorang guru di Manchester, Inggris bernama Deborah Lowe sedang jadi omongan. Asmaranya dengan muridnya yang masih berusia 15 tahun telah membawanya ke proses hukum.

Bu Deborah yang sudah berusia 53 tahun menjalin hubungan dengan seorang murid -namanya dirahasiakan demi alasan hukum- selama kurun waktu 1 April 2015 hingga 30 Juni 2016. Tapi perbuatannya tercium ibunda si bocah.

BACA JUGA: Remaja 14 Tahun Dicekoki Narkoba Lalu Disetubuhi Pemuda Ini

Proses persidangan di Minshull Street Crown Court, Manchester, Kamis lalu (12/4) mengungkap bahwa Deborah berpura-pura menjadi bibi bagi si bocah. Deborah mengaku sebagai bibi ketika membayar jasa tato bagi anak baru gede (ABG) pemuas nafsunya.

Ulah Deborah terendus ketika dia mengirim kartu ucapan ke rumah si bocah pada musim panas tahun lalu. Deborah mengirim kartu karena si bocah mengebloknya melalui media sosial setelah keduanya berhubungan badan.

BACA JUGA: Murid Perempuan Ini pun Akhirnya Mengaku Pelakunya Pak Guru

Dalam kartu itu terdapat foto perempuan berpakaian minim yang tersingkap sehingga terlihat celana dalamnya dengan wajah ke arah rerumputan. Ada tulisan menyertai kartu itu. “Inilah aku setelah kau mengeblokku,” tulis Bu Deborah yang kini dalam status pisah ranjang dengan suaminya.


Deborah Lowe. Foto: metro.co.uk

BACA JUGA: Remaja 14 Tahun Dicekoki Narkoba Lalu Disetubuhi Pemuda Ini

Bukan hanya itu kata-kata dalam kartu ucapan dari Bu Deborah yang membuat ibu si bocah gerah. Dia benar-benar pengin tahu alasan si bocah mengebloknya di medsos.

“Aku kacau. Kau mengeblokku dan aku tak tahu apa yeng telah aku lakukan. Dengan siapa lagi aku bisa selingkuh?” sambung Deborah.

Dia berjanji tak akan membuat si bocah kecewa, tersakiti ataupun sedih. Karena itu Bu Deborah pengin tahu sebab si bocah mengebloknya.

“Apakah karena pantatku yang tua? Ini hari ulang tahunku dan aku begitu sedih,” tuturnya.

Deborah yang juga punya sambilan sebagai petugas stadion di laga kandang Manchester City menutup ucapan di kartunya dengan kalimat yang membuat ibu si bocah kian geram. “Aku sangat merindukanmu, cintailah si jalang,” pungkasnya.

Sontak, ibu si bocah menghubungi polisi. Akhirnya, Deborah dijerat secara hukum dan diadili dengan dakwaan melakukan serangan seksual terhadap anak di bawah umur.

Jaksa penuntut Justin Hayhoe mengatakan, Deborah mulanya melakukan telepon seks dengan si bocah. Ada kontak telepon selama 32 menit antara Deborah dengan si bocah pada 16 Maret 2016.

Ada pula kontak telepon selama 33 menit jelang tengah malam. Bu Deborah juga mengirim ratusan pesan ke si bocah.

Hingga akhirnya Deborah membelai si bocah dan mengajaknya berindehoi di rumahnya. Menurut jaksa, si bocah masih berusia 15 tahun saat diajak begituan oleh Bu Deborah.

Sekalipun si bocah tak merasa dipaksa, tapi dia tetap terlalu muda secara hukum. “Pada kesempatan lain meskipun si bocah telah berusia 16 dan bisa berhubungan seks, Bu Deborah tetap melanggar hukum karena dia adalah guru dalam posisi sebagai pihak yang dipercaya,” ucap Justin.

Sedangkan pengacara Deborah menepis dakwaan dari jaksa. Pengacara menyebut si bocah sudah berusia 17 tahun saat menjalin kontak seksual dengan Deborah.

Tapi sebagaimana pengakuan si bocah, ulah Bu Deborah telah membuatnya malu. Dia mulanya menceritakan perbuatan Deborah kepada teman-temannya hingga akhirnya merasa malu dan mencegahnya menghubungi melalui media sosial.(manchestereveningnews/ara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pelaku Pencabulan Anak SD: Saya Tobat, Takut Kualat


Redaktur & Reporter : Antoni

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler