Bu Megawati Beri Perintah Khusus untuk Bantu Korban Bencana NTT dan NTB

Rabu, 07 April 2021 – 22:20 WIB
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Ilustrasi Foto: Screenshot video.

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri turun tangan langsung mengoordinasikan para kader partainya untuk terjun membantu para korban bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Megawati menuliskan langsung bantuan yang diberikan kepada korban. Hal itu diungkap oleh Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto saat membuka rapat koordinasi nasional (rakor) bidang pariwisata yang digelar secara virtual, Rabu (7/4).

Menurut Hasto, PDIP sudah menurunkan Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) ke wilayah. Wasekjen PDIP Sadarestuwati berada di lapangan untuk memimpin koordinasinya.

"Tadi malam, Ibu Megawati terus mengoordinasikan bagaimana gerak Baguna dalam tanggap bencana di NTT," kata Hasto.

Hasto melanjutkan, petugas Baguna PDIP akan membantu pemerintah memberikan bantuan dan upaya penyelamatan para korban. Distribusi bantuan dan logistik juga dilakukan. Pada hari ini, lanjut Hasto, PDIP kembali mengirim logistik setelah melaksanakannya sejak minggu lalu.

"Instruksi Ibu Mega sangat detail di dalam tanggap darurat penanganan bencana. Sampai beliau menuliskan sendiri jenis obat-obatan, makanan, dan hal-hal penting yang harus dibeli untuk menolong ibu-ibu dan anak-anak,” kata Hasto.

Hasto melanjutkan Megawati juga memerintahkan Ketua DPD PDIP Bali I Wayan Koster untuk membangun posko dan mengerahkan kader Baguna Bali.

"Itulah sifat dan sikap gotong royong menghadapi bencana," kata Hasto.

Lebih jauh Hasto mengatakan, PDIP juga terus mendorong kesadaran masalah kebencanaan ini tak hanya sekadar soal tindakan pascabencana. Yang utama saat ini, seperti selalu diingatkan Megawati, perlu mencermati perkembangan dan dampak global warming saat ini.

Mengambil contoh di bencana di NTT, yang terjadi akibat anomali cuaca sehingga tercipta badai siklon tropis. Padahal, hal ini seharusnya tak terjadi di wilayah yang berada di katulistiwa seperti Indonesia. Namun faktanya, kini itu terjadi dan diakibatkan perubahan iklim, efek rumah kaca, sehingga membawa kenaikan permukaan air laut.

"Maka Ibu Megawati dan PDI Perjuangan selalu mengingatkan bahwa dalam politik perencanaan pembangunan ,kita harus memperhatikan perubahan iklim yang dampaknya dahsyat dalam bencana lingkungan," pungkas Hasto. (tan/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Telegram Kapolri Bikin Ribut, Jangan Diganggu, Tolong Perhatikan Peringatan


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler