'Bu Susi Tambah Seksi ketika...'

Selasa, 28 Oktober 2014 – 10:02 WIB
Susi Pudjiastuti. Foto: instagram @susipudjiastuti115

jpnn.com, JAKARTA - Pegiat media sosial tertawa melihat Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti merokok di Istana. Tweeps nggak keberatan menteri merokok, asal kerjanya baik.

Di Jejaring Sosial Twitter @dimar­tianingsih mengaku geli lihat Men­teri Susi merokok. Sebab, kata dia, Susi merokok di depan orang ba­nyak. “Kelakuan Ibu Susi yang jelek jangan dicontoh ya, contoh yang ba­gusnya saja,” sarannya

BACA JUGA: Jadi Irup Sumpah Pemuda, MenPAN-RB Ingatkan Kerja, Kerja, Kerja

Account @AfifMuhammad85 ber­kelakar, wajar menteri Jokowi pe­rokok. Sebab, dalam proses selek­si Pre­siden Jokowi lebih banyak meli­batkan Komisi Pemberantasan Ko­rupsi (KPK)  dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), tidak me­libatkan ahli kese­hatan dan ahli kejiwaan. “Nggak ada tes psikologi dan kesehatan ya pak, makanya begini deh, hehe” guraunya.

Account @GaluhJJ berkelakar, Susi lebih cocok menjadi pengusaha warung rokok, ketimbang menteri. “Atau mungkin Ibu Susi lebih jadi model iklan rokok,” sindirnya.

BACA JUGA: Bertato dan Perokok, Susi Dianggap tak Pantas jadi Menteri

Account @CalmMomie menilai, Susi sosok menteri yang paling unik dan langka. “Ngerokok, tidak lulus SMA, wajarlah kalau ibu paling jadi sorotan,” kicaunya.

Account @unniexquen berkela­kar, Menteri Susi dikerjain karena saat merokok tidak menawarkan ro­koknya kepada orang-orang di se­kelilingnya. “Makanya kalau me­ro­kok jangan pelit bu, tawarin kek ke orang-orang, haha,” guyonnya.

BACA JUGA: Ini Harta Kekayaan yang Dimiliki Ignasius Jonan

Berbeda, Tweeps @sudjiwotedjo justru memuji Susi yang merokok di ha­laman Istana. “Bu Susi tambah sek­si ketika duduk ndeprok sambil udut,” guraunya.  

Tweeps @pipinvin tak keberatan Susi merokok. Asalkan, dia nanti be­kerja baik mensejahterakan rakyat. “Rokoknya jangan impor ya bu, ha­rus produk lokal, itung-itung men­sejahterakan petani tembakau, he­he,” candanya.

Tweeps @RRudian menilai, peri­laku Susi lebih baik ketimbang pe­rilaku pejabat dan politisi yang suka ko­rupsi. “Nggak masalah Susi me­rokok, tapi nggak korupsi,” katanya.

Tweeps @AlunkAbdeNegara me­n­ilai, Presiden Jokowi melakukan ter­obosan besar memilih Susi. Jika ber­hasil, kata dia, Susi dapat meru­bah paradigma masyarakat tentang kesuksesan. “Tamat SMP, tatoan, ngerokok, juga bisa jadi menteri loh. Selamat lah bu Susi,” ujarnya.

Tweeps @novrianto_19 mene­gas­kan, penampilan bukan menjadi tolak ukur seorang menteri komit­men mem­bangun masyarakat. “Le­bih baik Susi, daripada S3, tampang rapi tapi koruptor. Gw pokoknya dukung Susi,” belanya.

Tweeps @Ferddyy berkelakar, Susi merokok karena pusing me­mi­kirkan gaji karyawan dan peru­sa­ha­an penerbangannya. Sedangkan rakyat merokok karena pusing nggak ada kerjaan. “Susi merokok karena ha­bis kerja keras, biar rileks. Nah kalau lo ngerokok karena nggak ada kerjaan, haha,” guyonnya.

Tweeps @ucantiik berharap, so­sok Menteri Kelautan dan Perika­nan yang baru memotivasi rakyat untuk kerja keras mengejar kesuksesan. “Menurut gue bu Susi langka, dia pe­kerja keras. Kesuksesan Susi bisa me­motivasi rakyat,” katanya.

Tweeps @imanbr mengung­kap­kan, Presiden pertama Indonesia Soe­karno pun seorang perokok aktif. “Soe­karno saja merokok waktu di- wawancara media asing,” katanya.

Tweeps @nikejosephine berharap, Susi bisa bersikap lebih bijaksana di hadapan publik. Diingatkannya, tak semua orang suka dengan gaya Susi. “Ngerokok boleh, tapi jangan kebangetan santai ngerokok semba­rangan,” katanya.

Tweeps @wawan_168 mewanti-wanti, Menteri Susi tak merokok di depan Ibu Negara Iriana. “Nge­rokok jangan di depan Bu Iriana ya, nanti dia mau juga kan repot, hehe,” guyonnya.

Ada kejadian menarik setelah Pre­siden Jokowi mengumumkan nama-nama dan menteri di taman Istana Merdeka, Minggu (26/10). Ketika itu, Susi Pudjiastuti terlihat lelah usai mengikuti prosesi pengumuman.

Selepas prosesi perkenalan mente­ri, Susi tak disangka melepas sepatu lalu duduk dan merokok di sekitar Is­tana sambil diwawancarai warta­wan. “Ya rencana, Indonesia harus jaya di kelautan. Indonesia 70 persen adalah laut, dengan good will semua pihak bisa,” kata Susi.

Saat itu, Susi belum menjelaskan soal rencana kerja dan prioritasnya, lantaran belum mendapat arahan dari Presiden Jokowi. “Besok setelah nunggu arahan ya. (Du­lunya saya) bekerja sebagai ba­kul ikan secara keseluruhan,” ujar­nya polos. (RMOL/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Khofifah Indar Parawansa, Agar Politik Lebih Adem


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler