Bu Titi: Bila Passing Grade PPPK 2021 Ketinggian, Banyak Honorer K2 akan Tumbang

Kamis, 29 Juli 2021 – 11:24 WIB
Ketum Perkumpulan Honorer Kategori 2 Indonesia (PHK21) Titi Purwaningsih. Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Perkumpulan Honorer K2 Indonesia (PHK2I) Titi Purwaningsih mengaku takut dan waswas bila passing grade PPPK 2021 terlalu tinggi. 

Sebab, jika passing grade itu ketinggian dibanding PPPK 2019, maka akan banyak honorer K2 yang tumbang.

BACA JUGA: Passing Grade CPNS 2021 Diumumkan Sore Ini, PPPK Kapan? Simak Penjelasan KemenPAN-RB dan BKN

"Kalau sudah membahas passing grade saya jadi pusing. Takut grade-nya tinggi, pasti banyak honorer K2 yang kesulitan mencapainya," kata Titi kepada JPNN.com, Kamis (29/7).

Kekhawatiran Titi karena membandingkan seleksi PPPK 2019. 

BACA JUGA: Selamat, Berkas 543.079 Pelamar PPPK Guru Memenuhi Syarat

Saat mengikuti tes pada Februari 2019, Titi melihat lebih banyak kemudahan yang diberikan pemerintah. 

Passing grade-nya pun rendah tetapi masih banyak yang tidak lulus.

BACA JUGA: 20 Instansi Terbanyak Pelamar CPNS 2021 dan PPPK: Kemenkumham Teratas

Namun, kata Titi itu bukan karena honorer K2 tidak punya kemampuan. 

"Logikanya, itu, lho. Yang tua-tua disuruh menghafal kemudian mengisi lembar jawaban. Mereka sudah blank duluan karena gugup," ujarnya.

Titi berharap passing grade PPPK 2021 paling tidak sama seperti 2019. 

Dia menegaskan akan lebih baik lagi bila lebih rendah dibandingkan 2019 agar makin banyak honorer K2 yang lulus.

Hal ini, kata Titi, sejalan dengan niat pemerintah untuk menyelesaikan masalah honorer sampai 2023.

"Tahun 2019 yang mendaftar cuma sedikit. Formasinya 75 ribu, yang lulus cuma 51 ribuan. Kalau sekarang pasang grade lebih tinggi, ya, berat. Apalagi saingannya juga lebih banyak sekarang daripada 2019," tuturnya.

Menurut Titi, bila passing grade PPPK 2021 setara 2019 atau lebih rendah, kesempatan honorer untuk lulus di tahap 1 makin besar. 

Mengingat sudah banyak honorer yang belajar dengan soal-soal yang kualitasnya sama dengan tahun lalu. (esy/jpnn)

 


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler