Buka Turnamen Mobile Legends, Bobby Berharap Lahir Atlet Masa Depan

Jumat, 12 November 2021 – 20:12 WIB
Wali Kota Medan, Bobby Nasution saat membuka pergelaran turnamen mobile legend dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 2021 sekaligus menuju Piala Wali Kota Medan 2022 di Glass House Jalan Cut Meutia, Jumat (12/11). Foto: Finta Rahyuni/JPNN.com

jpnn.com, MEDAN - Wali Kota Medan Bobby Nasution resmi membuka turnamen mobile legends dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 2021 sekaligus menuju Piala Wali Kota Medan 2022 di Glass House Jalan Cut Meutia, Jumat (12/11).

Kejuaraan olahraga itu akan berlangsung dari tanggal 12- 13 November 2021. Hadiah puluhan juta telah tersedia bagi pemenang.

BACA JUGA: Gravity Game Bakal Merilis Gim Mobile Tentang Kerajaan di Indonesia

"Ini bukan hanya seremoni dan menghabiskan anggaran Kota Medan, tetapi dalam rangka mencari dan menumbuhkan bibit-bibit atlet E-Sport masa depan Kota Medan," kata Bobby.

Dia mengatakan saat ini perkembangan olahraga E-sport sangat digandrungi oleh anak muda yang juga didukung dengan infrastruktur seperti jaringan yang memadai.

BACA JUGA: Bobby Nasution Menyiapkan Langkah Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 

Namun, kata menantu Presiden Joko Widodo itu, dukungan untuk pengembangan talenta di bidang E-Sport masih rendah.

Untuk itu,  kompetisi yang dihelat hari ini sebagai bentuk dukungan Pemko Medan secara nyata.

BACA JUGA: Wuling Gelar Program Menarik Selama GIIAS 2021

"Ini belum piala Wali Kota Medan, ini masih menuju, nanti ke depan baru kami buat Piala Wali Kota Medan yang lebih luas lagi, kalau hari ini hadiahnya masih puluhan juta, tahun depan harus ratusan juta, setidaknya," ungkap suami Kahiyang Ayu itu.

Dia berharap kompetisi E-Sport yang digelar dapat menciptakan stigma positif.

Hal itu juga, kata Bobby, untuk mengubah stigma lama yang menganggap permainan di handphone tidak bermanfaat.

"Kalau ini hanya main-main saja, nanti susahnya kami menyampaikan kepada orang tua, bahwa game yang ada di Hp itu bisa menjadi kegiatan positif dan menghasilkan prestasi," ujarnya.

Selain itu, game digital yang saat ini terus berkembang itu juga tidak memerlukan lokasi dan infrastruktur fisik seperti olahraga lainnya.

"Salah satu kemudahan dari E-sport ini adalah kemudahan lapangannya, tidak perlu menyediakan lahan untuk lapangan bermain. Kalau ini tinggal miringkan hp langsung bisa bermain," pungkasnya. (mcr22/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pertamina Hadirkan Oli Enduro 4T Racing Mandalika GIIAS 2021, Apa Keunggulannya


Redaktur : Rasyid Ridha
Reporter : Finta Rahyuni

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler