Buktikan Gelarmu!

Sabtu, 03 Maret 2012 – 07:52 WIB

LIVERPOOL - Ekspektasi tinggi mengiringi Liverpool seusai memenangi Piala Carling pekan lalu (26/2). Liverpool ingin menjadikan trofi pertama setelah enam tahun tersebut sebagai awal periode sukses mereka. Bentrok kontra Arsenal di Anfield (siaran langsung MNCTV pukul 19.45 WIB) bisa menjadi pembuktian tekad klub berjuluk The Reds tersebut.

Laga itu sekaligus mengukur kemampuan Liverpool dalam memenuhi ambisi finis empat besar di Premier League. Itu karena Arsenal merupakan salah satu pesaing Liverpool di zona terakhir klub Inggris yang bisa berkiprah di Liga Champions musim depan.

The Gunners - sebutan Arsenal - kini menempati peringkat keempat dengan 46 angka dari 26 laga. Terpaut tujuh angka dari Liverpool di peringkat ketujuh. Tapi, Liverpool yang sudah menggaransi tiket ke Europa League musim depan seiring memenangi Piala Carling tersebut baru memainkan 25 laga. "Pesta juara sudah berlalu. Sekarang, saatnya kami kembali bekerja," kata pelatih Liverpool Kenny Dalglish kepada Liverpool Echo.

"Berlaga di Europa League menyenangkan, tapi akan lebih menyenangkan apabila kami mampu membuat progres di liga (lolos ke Liga Champions, Red). Kami akan terus berusaha terlepas memenangi semua laga tersisa belum tentu meloloskan kami," imbuhnya.

Selain pembuktian status sebagai jawara Piala Carling, lawan Arsenal sekaligus upaya memulihkan reputasi Liverpool di Anfield. Di liga musim ini, Liverpool memang tidak pernah kalah dari 12 kesempatan. Tapi, The Reds hanya mampu menang empat kali. Persentase kemenangan Liverpool pun kalah dibandingkan klub promosi seperti Norwich City dan Swansea City.

Jumlah kemenangan home Liverpool bahkan kalah dibandingkan kemenangan away Arsenal (lima menang). Arsenal pun memiliki catatan lumayan di Anfield dengan tidak pernah kalah dalam empat lawatan terakhirnya. Karena itu, sekalipun Liverpool merupakan tim pertama yang mengalahkan Arsenal musim ini atau ketika menang 2-0 di Emirates (20/8/2011), tuan rumah tetap harus berhati-hati.

Dalglish juga mewaspadai Arsenal mengacu penampilan terakhir mereka saat mengalahkan Tottenham Hotspur 5-2 (26/2). Padahal, Arsenal tertinggal dua gol lebih dulu. Di sisi lain, Liverpool sudah tiga pekan absen tampil di liga atau sejak dikalahkan Manchester United 1-2 di Old Trafford (11/2).

"Comeback Arsenal pekan lalu sungguh luar biasa. Terlepas sebelumnya mereka memenangi laga dengan cara seperti itu atau tidak, pertandingan melawan Arsenal selalu sulit," jelas pelatih berjuluk King Kenny itu.

Seiring bentrok di Anfield hanya selang tiga hari setelah agenda friendly match internasional (29/2), kedua tim terancam tidak bisa menurunkan beberapa pemain andalannya karena cedera. Kalaupun bisa tampil, kebugaran mereka pun terganggu.

Sebut saja skipper Liverpool Steven Gerrard. Dia terkena hamstring dan harus ditarik keluar pada menit ke-33 ketika Inggris dikalahkan 2-3 Belanda di Wembley. Skipper Arsenal Robin van Persie yang menjadi lawan Gerrard juga tampil separo babak di Wembley.

Tapi, pelatih Arsenal Arsene Wenger mengklaim Van Persie baik-baik saja. "Robin mengalami sedikit masalah di pangkal paha, tapi saya yakin dia akan siap di Anfield. (Tomas) Rosicky juga OK meski kelelahan, sedangkan (Abou) Diaby siap tampil setelah cedera panjang," tutur Wenger kepada Soccernet. (dns)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Pengprov Riau Tetap Jalankan Organisasi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler