Bulog Klaim Pasarkan 20 Ton Daging Kerbau

Selasa, 10 Juli 2018 – 01:53 WIB
Ilustrasi daging kerbau. Foto: Malut Post/JPNN

jpnn.com, BALIKPAPAN - Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Divisi Regional (Drive) Kalimantan Timur dan Utara (Kaltimra) mengklaim berhasil memasarkan 20 ton daging kerbau ke masyarakat.

Kepala Perum Bulog Divre Kaltimra M Anwar mengatakan, terhitung sejak 11 Juni lalu pihaknya baru bisa memasarkan daging kerbau ke masyarakat.

BACA JUGA: Bulog Jual Beras di Bawah Harga Eceran Tertinggi

Selain ke end user, pihaknya juga mendistribusikan ke mitra Bulog di wilayah kerjanya.

Dia menambahkan, pada tahun ini pihaknya mendapat tugas memasarkan daging kerbau beku guna menjaga harga daging sapi di pasaran.

BACA JUGA: Bulog Edarkan Beras Sachetan Sebelum Lebaran

“Ini merupakan upaya menstabilkan harga daging di pasar saat peak season. Tahun lalu, kami mendapatkan penugasan daging sapi beku. Saat Ramadan berhasil terserap sepuluh ton dari kuota 20 ton. Saat ini, daging baru datang H-2. Jadi, penjualan baru banyak setelah Lebaran,” tutur Anwar, Minggu (8/7).

Keterlambatan masuknya daging beku kerbau dikarenakan ada pengurusan izin di provinsi.

BACA JUGA: Pak Buwas, Mengapa ke Markas TNI dan Polri?

Namun, Ramadan lalu berhasil dipasarkan. Penjualan dilakukan ke RPK Balikpapan, Samarinda, dan Tanah Grogot.

Wilayah Samarinda cakupannya luas sehingga menyerap daging kerbau cukup besar.

 Selain itu, pihaknya menjual ke end user di gerai pangan di Kantor Bulog Divre Kaltimra Jalan Sudirman Balikpapan.

Ke depannya, pihaknya membuat tempat penyimpanan (storage) daging beku di beberapa wilayah di Kaltimra.

Selain di Balikpapan, ada juga di Sangatta, Tanah Grogot, Tarakan, Berau, dan Bulungan.

“Langkah ini kelanjutan kami memasarkan daging beku kerbau untuk menjaga harga daging sapi di pasaran. Kualitas rasa sama banyak yang bilang seperti itu,” tutur Anwar. (aji/ndu/k15)

BACA ARTIKEL LAINNYA... DPR Puji Kiprah BUMN Pangan Jamin Stok Jelang Lebaran


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler