Bunda Jufe, Tubuh Penuh Tato jadi Bandar Pil Koplo

Selasa, 10 Maret 2015 – 21:57 WIB

jpnn.com - TASIKMALAYA - Anti Arianty alias Bunda Jufe (20), harus rela digelandang anggota Satnarkoba Polresta Tasikmalaya. Namun, tak terlihat rasa penyesalan di raut wajah ibu muda warga Kampung Tanjung, Kawalu Kota Tasikmalaya ini....

Bunda Jufe harus berurusan dengan polisi karena menjadi bandar pil koplo di Tasikmalaya. Modus yang dilakukannya adalah dengan cara pil koplo tersebut disatukan dengan pil yang didapat dari resep dokter.

BACA JUGA: Ortu Belum Pulang, ABG Cantik Berpakaian Seksi Digarap Tetangga

Ibu rumah tangga ini ditangkap polisi gara-gara kedapatan mengedar dan menggunakan pil koplo. Dari tangan tersangka polisi mengamankan 30 butir Mersi Rektona Clonazepam dan 20 butir Otto Alprazolam.

Dalam mengedarkan pil kolpo, tersangka memilih pemandu lagu (PL) yang biasa dipanggil di room karaoke, pelanggannya. Hal itu dilakukan karena pemandu lagu dipercaya bisa menguasai efek dari obat tersebut dengan cara menyalurkannya melalui berdendang.

BACA JUGA: Sadis! Suami Tusuk-tusuk Istri Hamil, Janin Tewas di Rahim

Sebelumnya tersangka sempat ditangkap polisi, namun berhasil lolos dari jeratan. Pasalnya tersangka mempunyai resep dokter untuk menebus obat-obat tersebut. Belakangan diketahui tidak semua obat yang dikuasai tersangka masuk resep dokter. 

Rupanya tersangka sengaja memanfaatkan rehabilitasi ketergantungan obat-obatan terlarang, agar bebas menjual obat-obatan yang masuk golongan psikotropika,” kata Kasat Narkoba Polresta Tasikmalaya AKP Erustiana, seperti dikutip dari Rakyat Merdeka Online, Selasa (10/3).

BACA JUGA: Pemilik Warung yang Cantik Ini Digagahi Pelanggangnya di Semak-semak Depan Kantor Polisi

Dalam kasus ini pelaku dijerat pasal 62 UURI Nomor 5 tahun 1997 tentang Psikotropika dengan ancaman kurungan penjara lima tahun. Sementara itu bandar besar yang memasok obat-obat terlarang kapada tersangka, masih diburu polisi. (zul/rmo/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Waduh! Perampok Ternyata Kenalan Pembantu di Facebook


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler