Bunga Dracaena dari Sukabumi Diekspor ke Amerika, Australia, dan Kanada

Selasa, 11 Februari 2020 – 10:01 WIB
Petani bunga dracaena atau suji di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat saat melakukan pemeliharaan untuk menjaga kualitasnya sesuai permintaan ekspor. Foto: ANTARA/Aditya Rohman

jpnn.com, SUKABUMI - Amerika Serikat, Australia, dan Kanada menjadi negara tujuan utama dan terbesar bunga dracaena (suji) atau Song of India dari Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Bahkan setiap bulannya permintaan bunga dracaena dari ketiga negara itu cukup tinggi.

BACA JUGA: Penurunan Suku Bunga Acuan Bakal Dongkrak Ekspor

"Tiga negara tersebut secara rutin kami pasok sebagai tanaman hias indoor. Tingginya permintaan ini tentunya jenis bunga potong yang kami kirim mempunyai kualitas dan sesuai dengan spesifikasi pesanan," kata pengusaha bunga suji Made Arya di Sukabumi, Senin (10/2).

Menurutnya, tanaman ini biasa digunakan untuk dalam rumah yang proses pembuatannya disesuaikan dengan contoh yang dikirim dari para pelanggan. Harus diakui agar lolos kriteria ekspor, pihaknya harus memenuhi sekian banyak persyaratan. Tapi selama ini dracaena yang dikirim dari Sukabumi selalu memenuhi sesuai keinginan pelanggan dan tidak pernah ada yang kecewa.

BACA JUGA: Tahun Ini Pemkab Purwakarta Bidik Ekspor Manggis ke Timur Tengah

Sebenarnya, pihaknya juga sudah ada kerja sama ekspor dengan China kebetulan pembeli yang di Amerika Serikat mempunyai kantor cabang di negara tirai bambu tersebut, namun negara itu pun mempunyai industri serupa sehingga permintaannya tidak sebanyak ke AS, Australia dan Kanada, karena China merupakan kompetitor ekspor bunga suji ini.

Kata dia yang menjadi perhatian dalam mengekspor tanaman hias ini adalah menjaga kualitas dan harus sesuai dengan kriteria, jika tidak maka permintaan akan berhenti atau ditolak dan tentunya menjadi kerugian besar buat pihaknya.

"Kami sudah bekerja sama dengan eksportir AS sekitar delapan tahun dan China sendiri cukup lama. Agar ekspor itu tetap berjalan lancar dan permintaan terus meningkat tentunya kami harus secara teliti dan menjaga kualitasnya," tambahnya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi Sudrajat mengatakan permintaan ekspor tanaman potong dan bunga hias dari Kabupaten Sukabumi setiap bulannya mencapai 1,5 juta tangkai.

Paling banyak yang diminta jenis dracaena atau bunga suji, tentunya meningkatnya permintaan tersebut menjadi tantangan baik pemerintah setempat maupun pengusaha bunga.

Pihaknya juga berharap dengan membludaknya permintaan untuk ekspor ini bisa berjalan dengan mulus dan tidak mengecewakan pembeli. Maka dari itu, saat ini Dinas Pertanian tengah mengumpulkan pengusaha-pengusaha tananam hias untuk memenuhi permintaan.

"Ini menjadi peluang usaha yang besar dan jika terpenuhi permintaannya dipastikan akan terus bertambah, tetapi yang harus diperhatikan adalah kualitas dan kriteria yang ditentukan pihak eksportir," katanya. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler