Bupati Penajam Paser Utara Ditangkap KPK, Didik Mukrianto Buka Suara

Kamis, 13 Januari 2022 – 15:19 WIB
Didik Mukrianto. Foto: dok/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Departemen Hukum dan HAM DPP Partai Demokrat (PD) Didik Mukrianto buka suara terkait Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud terkena operasi tangkap tangan (OTT) KPK.

Abdul Gafur Mas'ud merupakan kader Partai Demokrat dan menjabat sebagai Ketua DPC PD Balikpapan.

BACA JUGA: Bupati PPU Abdul Gafur Masud Kena OTT di Jakarta, Ternyata Ini Kasusnya

Didik Mukrianto mengaku sangat prihatin dan menyesalkan kejadian tersebut lantaran saat ini Partai Demokrat sedang terus membangun transparansi, profesionalitas, akuntabilitas, dan zona integritas yang baik dalam aktualisasi politik.

"Kejadian ini tentu sangat mengagetkan dan memprihatinkan kami semua," kata Didik dalam keterangan tertulisnya yang diterima JPNN.com, Kamis (13/1).

BACA JUGA: Keji, Pria di Tambora Jakbar Bakar Balita

Dia menegaskan partainya sangat mendukung sepenuhnya upaya-upaya pemberantasan korupsi dan tidak akan pernah mentoleransi tindakan-tindakan koruptif dalam segala bentuk.

"Menghadirkan pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi menjadi harapan dan keinginan kita semua," lanjutnya.

BACA JUGA: Tergiur Dapat Uang dengan Mudah, Anak-Anak jadi PSK, Astaga, Tarifnya

Anggota Komisi III DPR RI itu menyebutkan Partai Demokrat menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan memegang teguh asas praduga tidak bersalah, dengan penegakan hukum yang transparan, profesional dan akuntable, keadilan akan diwujudkan.

Dia menyebutkan hal itu akan menjadi pembelajaran berharga buat para pejabat, para pengguna anggaran dan semua masyarakat.

"Jangan main-main dengan uang rakyat, jangan main-main dengan jabatan dan kewenangan. Jauhkan diri dari korupsi karena pemberantasan korupsi tidak akan berhenti. Siapa yang korupsi akan berakhir di bui," tegas Didik.

Sebelumnya, KPK mengonfirmasi bahwa Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud kena OTT KPK di Jakarta.

Abdul Gafur kena OTT KPK pada Rabu (12/1) atas kasus dugaan suap.

"Yang bersangkutan ditangkap di Jakarta beserta beberapa pihak lainnya," kata Plt Juru Bicara KPK KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (13/1).(mcr8/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur : Rah Mahatma Sakti
Reporter : Kenny Kurnia Putra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler