Buwas Bantah Cari Popularitas Usut Kasus Korupsi Besar

Sabtu, 08 Agustus 2015 – 09:21 WIB
Kepala Bareskrim Polri Komjen Budi Waseso. Foto: Dokumen JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Badan Reserse Kriminal Mabes Polri masih mendalami penyelidikan sembilan kasus dugaan megakorupsi. Bahkan, nilai salah satu kasu megakorupsi itu nilainya disebut-sebut mencapai puluhan triliun rupiah.

Kepala Bareskrim Polri Komjen Budi Waseso menegaskan bahwa dalam waktu dekat kasus ini akan diungkap.

BACA JUGA: BMKG Pastikan Gelombang Panas tak Lewati Wilayah Indonesia

"Makanya, mudah-mudahan bulan ini," ujar mantan Kepala Kepolisian Daerah Gorontalo ini, kemarin (8/8).

Dia ingin kasus-kasus itu nantinya lengkap, baik unsur bukti, saksi, dokumen dan pendukung lainnya. Karenanya, saat ini masih terus didalami.

BACA JUGA: Senin Depan, PBB Lantik Kepengurusan Baru

"Kalau belum bulat, tidak boleh (naik penyidikan)," kata dia.

Menurut dia, pihaknya serius mengusut kasus ini. Saat ini tim tengah bekerja.

BACA JUGA: Kejagung Harapkan Komisi Kejaksaan tak Posisikan sebagai Oposisi

"Kami tidak mencari popularitas," katanya.

Namun, pria yang karib disapa Buwas itu tak ingin menyebutkan oknum instansi kementerian atau lembaga mana yang akan dijerat.

"Saya tidak sampaikan itu kaitan dengan lembaga, tapi itu oknum yang melakukan," ungkap mantan Kapuspaminal Polri itu.  

"Jangan sampai satu lembaga dibawa-bawa," timpal jenderal bintang tiga alumnus Akademi Kepolisian 1984.

Saat dikonfirmasi apakah salah satu kasus itu nilai korupsinya mencapai Rp 10 triliun, Buwas menegaskan, "Itu cukup fantastis."

Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri Brigjen Victor Edison Simanjuntak menegaskan, ada beberapa kasus yang ditangani direktoratnya.

Ia menegaskan, nilai korupsi kasus ini lebih dari Rp 10 triliun.

"Ini jangan bocor dulu. Pokoknya besar, lebih dari Rp 10 triliun," tegas dia, Selasa (4/8).

Sebelumnya Kabareskrim pernah menjelaskan tengah menyelidiki sembilan kasus besar yang nilai korupsinya triliunan rupiah per kasus, 23 kasus bernilai masing-masing ratusan miliar dan 35 kasus korupsi bernilai puluhan miliar rupiah.(boy/jpnn)

 

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ayo Ikut! Gerakan Pramuka Gelar Lomba Foto Bertema: Idolaku Ortuku


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler