Caleg Demokrat Syahrial Nasution Banjir Dukungan dari Pekerja Migran

Senin, 22 Januari 2024 – 10:11 WIB
Caleg Demokrat untuk DPR RI Syahrial Nasution saat bersama pekerja migran Indonesia (PMI) di luar negeri. Foto: supplied

jpnn.com - Calon anggota legislatif atau caleg DPR RI dari Partai Demokrat Syahrial Nasution banjir dukungan dari pekerja migran di luar negeri.

Hal itu tidak terlepas dari upaya Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat mengadvokasi persoalan pekerja migran Indonesia (PMI) di berbagai negara.

BACA JUGA: Syahrial Nasution Gelar Turnamen Esports Demi Mendekatkan Proses Politik ke Pemilih Pemula

Setelah dari Malaysia beberapa waktu lalu, Syahrial yang diusut Partai Demokrat menggalang dukungan untuk Pemilu 2024 juga bergerak di Hong Kong.

Di sana, caleg DPR RI dapil II DKI Jakarta itu sudah menemui ribuan PMI bersama tim sukarelawan Barisan Menang SN Hong Kong.

BACA JUGA: Ultimatum Heru Budi, Sahroni Bakal Geruduk Balai Kota Jika Warga Kampung Bayam Tak Diberi Hunian

"Saya sempat menemui seorang ibu (Warsiti) yang telantar menjadi gelandangan selama lima bulan di daerah Mong Kok dan kini tinggal di sebuah shelter (penampungan) di Causeway Bay Hong Kong," ujar Syahrial dikutip dari keterangan tertulisnya, Senin (22/1).

Menurut dia, PMI asal Jawa Timur tersebut awalnya ditemukan oleh sesama PMI. Atas jasa baik seorang dermawan Hong Kong, perempuan itu ditampung secara cuma-cuma dengan layak.

BACA JUGA: Gibran Tidak Beretika dan Gagal Memahami Persoalan di Debat Cawapres

Namun, kondisi mentalnya PMI tersebut sangat terpukul akibat proses pemulangan ke Indonesia dipersulit setelah masa kontraknya habis sejak enam bulan lalu.

Oleh karena itu, Syahrial melakukan advokasi dan siap menanggung biaya pemulangan Ibu Warsiti yang diminta kembali datang ke KJRI pada 9 Februari depan.

"Semoga tidak bertele-tele. Karena saya siap menjamin biaya pemulangannya. Orang yang awalnya tidak ada masalah jadi bermasalah akibat overstay, kan, kasihan. Ini hanya satu dari ribuan kasus serupa yang banyak menimpa PMI kita," tutur Syahrial.

Selain itu Syahrial juga menemui dan menyapa ratusan PMI di Yuen Long, daerah pinggiran Hong Kong. Selain meminta dukungan, dia jua menerima banyak aspirasi yang mereka titipkan.

Para PMI juga berharap Partai Demokrat ikut mengawasi pelaksanaan Pemilu 2024. Sebab, konon banyak WNI di Hong Kong belum menerima surat suara melalui pos.

Sementara, batas waktu pencoblosan hanya sampai 11 Februari 2024 untuk Hong Kong. Sedangkan TPS yang dibuka di KJRI pada 13 Februari 2024, kuotanya hanya untuk 2.000 orang.

"Belum lagi sosialisasi cara mencoblos tidak merata. Banyak sekali ditemukan PMI yang belum memahami cara mencoblos kertas suara untuk kertas pemilihan legislatif," ujar Caleg DPR RI Syahrial Nasution.(fat/jpnn.com)

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler