Cara Ampuh Mengatasi Kebiasaan Buruk Menggemeretakkan Gigi, Begini

Jumat, 11 Juni 2021 – 16:57 WIB
Ilustrasi gigi putih.

jpnn.com, JAKARTA - Dokter gigi dari Rumah Sakit Pelni Rosdiana Nurul Annisa berbagi langkah untuk mengatasi Bruxism atau menggemeretakkan gigi atas dan bawah.

Menurutnya, kebisaan buruk itu kemungkinan terjadi terjadi akibat stres.

BACA JUGA: Anak Anda Gemuk dan Menggemaskan? Berhati-hatilah!

"Salah satu penyebab utamanya adalah stres, jadi harus terapi untuk mencari sumber stres dan menguranginya," ujar Rosdiana.

Dengan mencari tahu sumber stres dan mengatasinya, diharapkan kebiasaan buruk menggesekkan gigi atas dan bawah juga menghilang.

BACA JUGA: Percayalah, 10 Hal ini Hanya Mitos, Nomor 2 Paling Aneh!

Selain terapi, kebiasaan ini bisa dicegah dengan menggunakan alat bernama splin oklusal, pelindung gigi yang serupa dengan pelindung gigi petinju.

Periksakan diri ke dokter gigi, lalu buat pelindung gigi yang sesuai bentuk serta ukurannya.

BACA JUGA: Ingin Berhenti Merokok tetapi Tak juga Berhasil? Coba Ikuti Saran Spesialis ini

Alat itu dipakai sebelum tidur, sehingga ketika gigi atas dan bawah saling bergesekan, gigi tetap terlindungi.

Bila kebiasaan ini berlangsung secara rutin dan tidak diatasi, bruxism bisa menyebabkan gigi aus dan berdampak untuk kesehatan.

"Gigi aus akan mempengaruhi TMD, Temporomandibular disorders."

"Sendi kita yang membuat mulut bisa membuka dan menutup namanya Temporamandibula. Biasanya juga berpengaruh ke situ," kata dokter gigi dari Universitas Indonesia.

Biasanya kebiasaan ini terjadi tanpa sadar, dan yang menyadari adalah orang lain seperti pasangan atau teman sekamar karena proses tersebut menimbulkan bunyi berisik yang mengganggu.

Rata-rata orang yang menggertakkan gigi tidak tahu dirinya melakukan itu.

"Kalau yang dilakukan secara sadar, namanya clenching. Beda sih sama bruxism, tetapi di gigi hampir mirip penampakannya."

"Tetapi biasanya kalau clenching kan sadar, jadi lebih jarang ya. Kalau misalnya bruxism ya pas tidur biasanya."

Dikutip dari WebMd, salah satu gejala yang dirasakan adalah sakit kepala saat bangun tidur atau rahang yang sakit.

Bila Anda curiga saat tidur melakukannya, periksakan diri ke dokter gigi yang akan mencari tanda-tanda bruxism di dalam mulut.(Antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler