Cara Asperapi Bangkitkan Industri Pameran dan MICE

Rabu, 09 Desember 2020 – 14:43 WIB
The 8th Indonesia Business Event Forum. Foto: Asperapi

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (Asperapi) Hosea Andreas Runkat mengatakan, pandemi virus corona (covid-19) memberikan dampak besar bagi industri MICE, terutama pameran.

Dia memperkirakan kerugian yang ditimbulkan akibat pandemi virus corona pada 2020 mencapai Rp 44,3 triliun.

BACA JUGA: Lewat UU Cipta Kerja, Sektor Industri Non-Migas Diprediksi Bangkit Tahun Depan

Oleh karena itu, pihaknya pun melakukan berbagai cara agar industri MICE, khususnya pameran, bisa bangkit.

Salah satu caranya ialah menggelar  The 8th Indonesia Business Event Forum secara daring dan luring.

BACA JUGA: Tren Industri Indonesia sedang Meningkat menuju Pemulihan Ekonomi

Acara secara luring dihelat di Cendrawasih Room dan Plenary Hall Jakarta Convention Center, Jakarta, Selasa (8/12).

Sementara itu, acara daring menggunakan platform Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

“Dengan acara The 8th Indonesia Business Event Forum besar harapan kami pemerintah dan pelaku usaha industri MICE saling bahu membahu membangkitkan kembali semangat untuk pulih,” kata Hosea.

Sejumlah tokoh dari luar negeri menjadi pembicara. Salah satunya ialah Presiden Malaysian Association of Convention and Exhibition Organisers and Suppliers (MACEOS) Francis Teo.

Acara itu juga menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Peserta bisa berdiskusi untuk memajukan industri pameran dan MICE.

Hosea menjelaskan, acara tahun ini dihadiri sekitar 250 orang peserta offline dan online.

“Mereka terdiri dari anggota Asperapi seluruh Indonesia, masyarakat umum dan mahasiswa terkait industri MICE serta pelaku usaha pameran luar negeri,” kata dia. (jos/jpnn)


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
industri   Pameran  

Terpopuler