Catatan Pak Jokowi tentang Keunggulan & Kelemahan Indonesia di Pariwisata

Senin, 17 Februari 2020 – 19:47 WIB
Presiden Joko Widodo. Foto: Fathra/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa Indonesia memiliki lima keunggulan dan kelemahan di sektor pariwisata. Jokowi -panggilan kondangnya- menyampaikan hal itu saat membuka rapat terbatas bidang pariwisata dengan sejumlah menteri di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (17/2).

"Kita memiliki lima keunggulan kompetitif dibandingkan dengan negara lain yaitu yang terkait dengan daya saing harga, prioritas kebijakan, daya tarik alam kemudian keterbukaan, daya tarik budaya dan kunjungan bisnis," katanya.

BACA JUGA: Angela Beber 4 Langkah Strategis Majukan Pariwisata Indonesia

Meski demikian, kata Jokowi, Indonesia punya lima kelemahan di sektor pariwisata. Mantan gubernur DKI Jakarta ini mengaku terus melakukan perbaikan guna menghilangkan kelemahan itu.

"Kita masih lemah dalam lima pilar lainnya, yaitu di bidang lingkungan yang berkelanjutan, kesehatan dan kebersihan, infrastruktur pariwisata. ini yang dalam pembenahan. Terus kemudian keamanan, kemudian yang masih kurang di kesiapan teknologi informasi," jelas dia.

BACA JUGA: Wonderful Indonesia Bersinar di Pameran Pariwisata SATTE 2020

Lebih lanjut Jokowi mengaku ingin mendengarkan masukan dari para menterinya dalam rapat terbatas ini. Setelah itu, Presiden Ketujuh RI tersebut akan mengambil keputusan untuk mendorong sektor pariwisata yang diprediksi lesu pascamewabahnya virus Corona.

"Saya kira catatan-catatan ini harus kita jadikan dalam bekerja ke depan dengan target-target yang terukur dan jelas," jelas Jokowi. (tan/jpnn) 


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler