Cegah Penyebaran Virus Corona, Pelni Batasi Pembelian Tiket

Selasa, 31 Maret 2020 – 22:07 WIB
Calon penumpang kapal Pelni di Batam. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

jpnn.com, JAKARTA - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) mengeluarkan kebijakan terkait sistem reservasi dengan membuat daftar prioritas dalam pembelian tiket dan pembatasan jumlah maksimal tempat duduk 80 persen.

Hal itu dilakukan untuk memberikan ruang batasan jarak antar penumpang sehingga penyebaran virus corona bisa dicegah.

BACA JUGA: PELNI Grup Lakukan Sosialisasi Pencegahan Penyebaran Virus Corona di Kapal

Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni, Yahya Kuncoro menyampaikan perseroan selalu mengutamakan keselamatan, kesehatan serta kenyamanan penumpang.

Perusahaan juga menganjurkan penumpang untuk lebih selektif dan berhati-hati saat akan melakukan perjalanan di tengah kondisi penyebaran COVID-19 di Indonesia saat ini.

BACA JUGA: Lewat Penjualan Tiket Online, Pelni Ingin Penumpang Tidak Repot Lagi

"Melihat situasi yang terjadi saat ini, manajemen akan memprioritaskan pembelian tiket bagi petugas yang terkait dengan aktivitas logistik, kesehatan dan kemamanan," ucap Yahya dalam siaran persnya, Selasa (31/3).

Selain itu, sesuai dengan surat yang dikeluarkan oleh Kementerian BUMN perihal pembatalan program mudik gratis, Pelni juga tidak akan menjalankan kegiatan mudik bersama BUMN pada tahun ini.

BACA JUGA: Mohon Maaf, Pemerintah Tiadakan Mudik Gratis Tahun ini

"Pelni tentu mendukung kebijakan yang dikeluarkan pemerintah terkait pembatasan aktifitas berpergian masyarakat untuk mengendalikan rantai penyebaran COVID-19 di Indonesia. Kami pun berharap agar penyebaran virus ini dapat segera terhenti," harap Yahya.

Sebagai bentuk antisipasi, Pelni telah menjalankan pengukuran suhu tubuh bagi seluruh penumpang sebelum naik ke atas kapal.

Perusahaan juga melakukan penyemprotan disinfektan pada seluruh kapalnya secara berkala, serta menerapkan physical distancing bagi para penumpang dengan mengatur jarak antar penumpang sejauh satu meter.

Selain itu juga disediakan hand sanitizer di setiap dek penumpang, sabun cuci tangan di setiap toilet, memberikan masker bagi penumpang yang sakit ditengah perjalanan, serta memberikan imbauan mengenai kesehatan melalui pengeras suara setiap tiga jam.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler