Cegah Suami Korupsi, Ibu-Ibu Bhayangkari Gandeng KPK

Jumat, 30 September 2016 – 22:13 WIB
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basaria Panjaitan menyematkan pin saya perempuan antikorupsi (SPAT) kepada Ketua Umum Bhayangkari, Tri Suswati Karnavian di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta Selatan, Jumat (30/9). Foto: Humas Mabes Polri

jpnn.com - JAKARTA - Ibu-ibu Bhayangkari yang merupakan istri anggota Polri menggelar seminar upaya pencegahan korupsi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran para anggota Bhayangkari pentingnya peran‎ istri agar suaminya terhindar dari potensi koruptif.

Ketua Umum Bhayangkari, Tri Suswati Karnavian mengatakan bahwa ‎istri memiliki peran penting dalam memberantas potensi tindak pidana korupsi. Bukan hanya untuk anggota Polri saja, tapi secara umum, peran istri harus dilibatkan.

BACA JUGA: Anggap Pengunduran Diri Papa Novanto Dulu Tidak Sah

‎"Bhayangkari sebagai istri anggota Polri adalah orang yang terdekat, dari para anggota Polri. Kami punya peran penting dalam mengingatkan suami untuk tidak berlaku koruptif," kata Tri dalam acara yang bertema "Peran Serta Bhayangkari dalam Upaya Pencegahan Korupsi" di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK)‎, Jakarta Selatan, Jumat (30/9).

‎Dia menilai, budaya korupsi bukan hanya karena tuntutan keluarga dan ekonomi saja. Banyak kasus di mana para pejabat sudah memiliki harta berlimpah, tapi tetap melakukan tindak pidana korupsi. Karenanya, peran istri sangat penting di sini.

BACA JUGA: Disebut OTT KPK Bareng Irman Gusman, Anggota DPD Asal Papua Ini Bilang Begini

Sementara itu, istri Kapolri Jenderal Tito Karnavian ini juga mengungkapkan bahwa agenda ini bukan hanya untuk mengingatkan agar suami terhindar dari potensi korupsi. Namun, ibu-ibu Bhayangkari juga menularkan pendidikan bahaya korupsi kepada anak dan lingkungannya.

"Bhayangkari siap menggelorakan anti korupsi. Kami punya 400 ribu anggota dan akan menyelenggarakan bahayanya korupsi kepada seluruh anggota,"‎ terangnya.

BACA JUGA: Papa Novanto Jadi Ketua DPR Lagi? Desmond: Cepat Mati Saja

Kegiatan ini sendiri dihadiri sekitar 300 anggota Bhayangkari. Adapula Wakil KPK Basaria Panjaitan dan juru bicara KPK Yuyuk Andriati.

Sementara itu, Basaria mengapresiasi kegiatan dan kerja sama ini. Kegiatan ini sendiri menunjang program KPK bernama saya perempuan antikorupsi (SPAT). Dia mengamini bahwa peran perempuan sangat sentral untuk mencegah bud‎aya korupsi pada keluarga dan lingkungan.

‎"Kegiatan ini paling tidak mengetahui bagaimana korupsi bertindak. Bagaimana dia menjaga para polisi kita tidak korupsi, menjaga anak-anaknya dan  keluarganya. Kami juga mengharapkan Ibu-ibu Bhayangkari bisa menjadi agen perubahan," tandas Basaria. (Mg4/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... FPKB Ajak Anak Muda Ikut Abdul Muhaimin Iskandar Movie Award


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler