Cekcok dengan Suami, Eliana Sari Dibacok Pakai Parang, Kondisi Mengenaskan

Sabtu, 19 November 2022 – 09:58 WIB
Korban saat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit di Musi Rawas. Foto: dokumen/sumeks.co

jpnn.com, MUSI RAWAS - Eliana Sari, 52, warga Dusun II, Desa Taba Renah, Kecamatan Selangit, Kabupaten Musi Rawas, Sumsel, menjadi korban penganiayaan berat oleh suaminya sendiri.

Akibat kejadian itu, Eliana Sari mengalami luka-luka bacok di sekujur tubuhnya. Korban terpaksa dirujuk ke rumah sakit di Palembang, karena luka-luka berat di kepala, tangan kiri dan kanan.

BACA JUGA: Ada yang Kenal Pria Berbaju Oranye Ini? Dia Ditangkap Polisi, Kasusnya Berat

Sementara suami korban, yakni Mihar, 35, saat ini masih melarikan diri.

Kejadian penganiayaan tersebut terjadi di samping rumahnya, di Dusun II, Desa Taba Renah, pada Rabu 16 November 2022, sekitar pukul 11.00 WIB.

BACA JUGA: Lihat Baik-Baik, Ini 2 Pria Berhelm Ojol yang Merampok di Alfamart, Anda Kenal?

Kepala Desa Taba Renah, Beni Ismail mengatakan usai kejadian pelaku yang merupakan suami korban langsung kabur.

Sementara korban Eliana dibawa ke Puskesmas Selangit, setelah itu korban dilarikan ke RSUD Dr Sobirin yang ada di Lubuklinggau.

BACA JUGA: Jelang Hadapi Slovakia, Timnas U-20 Indonesia Kedatangan Dua Pemain Belanda

"Karena termasuk parah, akhirnya Kamis malam 17 November 2022, dirujuk ke Palembang," cerita Kades Jumat 18 November 2022.

Beni mengatakan, kondisi korban saat ini masih lemah dan trauma. "Namun, sudah sadarkan diri," tambahnya.

Pemicu peristiwa tersebut karena kecemburuan sang suami. "Motif pembacokan oleh suami tersebut karena cemburu," katanya.

Beni mengatakan korban pernah menikah dengan laki-laki di Palembang punya anak yang tinggal bersama ayahnya. Sebelum kejadian, korban ke Palembang menjenguk anaknya yang tinggal bersama ayahnya di Palembang.

"Mungkin pulang terlambat dari jadwal. Kemudian suami atau pelaku di Taba Renah ini mungkin curiga dan cemburu, lalu terjadi cekcok hingga terjadi pembacokan oleh pelaku," katanya.

Dia mengatakan korban asli dari Provinsi Lampung, usai bercerai dengan laki-laki di Palembang, korban menikah dengan pelaku Mihar.

"Suami korban asli dari Empat Lawang. Sebelum tinggal di Taba Renah, suami istri ini sempat tinggal di Empat Lawang. Beberapa tahun terakhir ini pindah ke Taba Renah mengurus kebun kopi," ungkapnya.

Kades mengatakan keduanya banyak tinggal di kebun, selama di Desa mereka ini belum pernah terdengar cekcok.

"Namun, kalau dari cerita korban, saat di kebun sering ribut. Bahkan katanya korban ini sering diancam pakai parang, tapi belum sampai dibacok," pungkasnya.

Sementara, Kapolsek STL Ulu Terawas AKP Nastain membenarkan informasi peristiwa tersebut.

Kapolsek menjelaskan pelaku Mihar diduga melakukan penganiayaan berat terhadap istrinya, dengan cara membacok kepala dan dua tangan korban dengan sebilah parang.

"Saat ini pelaku masih melarikan diri. Kasus ditangani Satreskrim Polres Musi Rawas," kata Kapolsek.(*/sumeks)


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler