Cekcok, Eri Sinatra Tewas Dikeroyok Teman Sendiri, Dibacok Pakai Pedang

Selasa, 18 Mei 2021 – 23:20 WIB
Polisi melakukan olah TKP di lokasi kejadian. Foto ilustrasi: dok JPNN

jpnn.com, MEDAN - Eri Sinatra, 38, warga Lorong Dermawan Kelurahan Belawan I Kecamatan Medan Belawan, Sumatera Utara, tewas dibantai sejumlah pria yang tak lain temannya sendiri, Kamis (13/5/2021).

Dua orang pelaku berinisial Ag, 36, dan Bu, 25, warga Kelurahan Belawan II Kecamatan Medan Belawan II sudah diamankan polisi. Sedangkan sisanya masih dalam pengejaran. 

BACA JUGA: Abdul Sahad Diamuk Massa, Sang Ibunda Langsung Menangis Histeris

“Motifnya karena sakit hati. Korban dan para pelaku ini kenal, berkawan, karena ada ketidakcocokan, sehingga jadi ribut. Tetapi ini masih kami dalami,” ujar Kapolsek Medan Belawan Kompol Daniel Jefri Naibaho ketika dikonfirmasi wartawan, Jumat (14/5) siang.

Kapolsek mengatakan pengeroyokan maut terjadi di Jalan Slebes Gang 11, Kelurahan Belawan II Kecamatan Medan Belawan, Kamis (13/5) kemarin.

BACA JUGA: Rendy Saputra dan Dua Temannya Sudah Ditangkap, Lihat, Satu Pelaku Terduduk di Kursi Roda

 

Kejadian ini bermula ketika korban yang sedang berada di Jalan Selebes Gang 11 bertemu dengan pelaku dan terjadi cekcok mulut.

BACA JUGA: Warta Pakai Modus Ritual Mandi, Korban Dukun Cabul Itu Sudah 3 Orang, Lihat Tampangnya

Situasi makin memanas hingga akhirnya pelaku mengeroyok korban dan membacok korban secara membabi buta menggunakan senjata tajam jenis kelewang.

Pelaku juga menghantam kepala korban dengan batu hingga korban tewas dengan luka bacok di bagian kepala, dan juga luka memar di bagian wajah. 

Warga sekitar yang melihat kejadian itu langsung menghubungi pihak berwajib. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat namun tidak tertolong lagi.

Polsek Medan Belawan yang mendapat informasi kejadian pengeroyokan maut ini, langsung memburu pelakunya.

Polisi turut mengamankan barang bukti sebuah senjata tajam, satu batu koral, sepotong kayu, dan satu buah dompet warna coklat berisi kartu identitas korban.

 Ia menjelaskan usai mengamankan kedua tersangka pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya.

BACA JUGA: Enam Orang Tinggal Satu Atap, Ya Ampun, Semua Doyan Berbuat Dosa, Lihat

“Masih ada dua pelaku lain yang kami kejar,” pungkasnya. (bbs/azw/sumutpos.co)


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler