Cemas Tunggu Kepastian Mutasi

Kamis, 27 September 2012 – 08:52 WIB
CIREBON- Kabar bakal segera dilakukan mutasi pegawai eselon II di jajaran Pemerintah Kabupaten Cirebon terus berhembus. Kasak-kusuk pun bermunculan. Sinyal yang dikeluarkan Sekda Drs Dudung Mulyana MSi bahwa mutasi baru akan digelar bulan Oktober, tidak mampu meredam kasak-kusuk.

Informasi yang dihimpun Radar Cirebon (Grup JPNN) mutasi kemungkinan dihelat antara bulan Oktober dan November. Hal ini dikarenakan ada tiga pegawai eselon II yang akan pensiun bulan November. Mereka adalah Kadispenda Drs H R Charim Suprapto MM, Staf Ahli Bupati Bidang Sospol H Ebo Sobari dan Kadinkes dr Hj Endang Susilowati.

Sementara untuk pejabat yang akan menggantikan posisi kosong tersebut, diperkirakan masih sama dengan prediksi sebelumnya yang pernah dirilis sejumlah media pada bulan Agustus lalu. “Kecuali ada angin puting beliung, mungkin bisa berubah,” beber salah seorang sumber.

Ketika dikonfirmasi, Sekda Dudung enggan berkomentar lebih jauh. Dia hanya mengatakan bahwa saat ini tim Baperjakat masih tahap penggodokan. “Ya sambil jalan saja, nanti kalau sudah saatnya kita beritahu rekan-rekan,” singkatnya saat dijumpai Radar Cirebon di Kantor Dispenda ditemani Staf Ahli Bupati Bidang Hukum Drs H Harry Safari M MM dan Kabag Pemerintahan Drs Sudarjo Adam.

Sementara pada kesempatan lain, Anggota Komisi I DPRD H Satori SE mengatakan pelaksanaan mutasi di Kabupaten Cirebon bebas 3D (duit, dulur, dekat). Penempatan para pegawai ke sejumlah pos jabatan, kata Satori, sesuai dengan prestasi dan masa jabatan kerja. "Kita sudah sesuai aturan. Bupati tidak sembarang dalam memilih pegawainya, ia tahu betul mana yang pas untuk posisi A dan mana yang tidak," jelasnya.

Satori tak sependapat dengan adanya rumors bahwa setiap mutasi ada unsur 3D. Selama evaluasi yang dilakukan oleh Komisi I, lanjut Satori, tidak menemukan persoalan 3D. "Sejauh ini tidak ada laporannya," bebernya. (jun/sam/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Marapi Semburkan Vulkanik Setinggi 1.500 Meter

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler